JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kasus Meikarta, KPK Panggil 3 Pimpinan Dewan Sekaligus

11 Desember 2018, 12:51:59 WIB
Neneng Hasanah Yasin
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, 16 Oktober 2018. (Derry Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (12/11). Mereka akan dimintai keterangannya terkait kasus dugaan suap pembangunan proyek Meikarta, yang menjerat Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro.

Ketiga pimpinan DPRD tersebut adalah Ketua DPRD Sunandar dan dua Wakil Ketua DPRD Mustakim

"Kapasitas anggota DPRD Kabupaten Bekasi, kami periksa sebagai saksi untuk tersangka BS (Billy Sindoro)," ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah pada awak media, Selasa (11/12).

Selain tiga pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi, penyidik KPK turut memanggil Sekretaris Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bekasi, Henry Lincoln sebagai saksi untuk tersangka Billy Sindoro.

Kendati demikian, mantan aktivis ICW ini belum membeberkan apa yang akan didalami oleh penyidik KPK dari pemanggilan tiga pimpinan DPRD tersebut.

Sekadar informasi, penyidik KPK tengah mendalami dugaan adanya aliran dana dalam revisi perubahan peraturan daerah tata ruang Kabupaten Bekasi. Tujuannya untuk memuluskan pembangunan proyek Meikarta.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan 9 tersangka yakni Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Billy Sindoro. Kemudian, konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Selanjutnya, Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Neneng Hasanah beserta anak buahnya diduga menerima hadiah atau janji oleh para petinggi Lippo Group, terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta pada lahan seluas 774 hektare.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : (ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up