
Kemeriahan pawai ogoh-ogoh di Pura Segara Kenjeran, Surabaya, Rabu (18/3). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, ratusan umat Hindu menggelar Pawai Ogoh-ogoh di Pura Segara Kenjeran, Jalan Memet Sastrowiryo, Kecamatan Bulak, Surabaya, Rabu (18/3).
Pawai tersebut menghadirkan empat ogoh-ogoh yang diarak mengelilingi kawasan sekitar pura.
Masing-masing memiliki bentuk unik, mulai dari Suro dan Boyo, sosok bermata satu, bertaring panjang, hingga ogoh-ogoh berwarna merah.
Suasana di lokasi begitu meriah. Warga antusias memadati sekitar area Pura untuk menyaksikan pawai ogoh-ogoh. Tak sedikit dari mereka yang mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen tersebut.
Ogoh-ogoh diusung di atas rangka bambu, bergerak dinamis mengikuti irama gamelan dan teriakan penyemangat. Latar gapura merah merah bata dan langit mendung memperkuat nuansa sakral dan dramatis.
Rangkaian pawai diawali dengan Tari Sekar Jagad yang dibawakan generasi muda sebagai simbol rasa syukur.
Suasana kian hidup dengan penampilan Tari Barong dan Rangda dari penari yang didatangkan langsung dari Bali.
Selanjutnya, ogoh-ogoh mulai diarak pada sore hari dari Pura Segara Kenjeran. Arak-arakan melintasi Jalan Bambang Sutoro, Jalan Wiratno, hingga kawasan Pantai Mentari sebelum kembali ke pura.
Sesampainya di pura, semua ogoh-ogoh dibakar sebagai bagian dari prosesi ritual. Meski sempat diguyur hujan deras, acara tetap berjalan khidmat dan penuh makna bagi umat Hindu yang hadir.
Anggota Sabha Walaka Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Prof. I Nyoman Sutantra, mengatakan pawai ogoh-ogoh di kawasan Pura Segara Kenjeran diikuti oleh kurang lebih 1.000 umat Hindu.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
