
Sepotong dari lukisan Apotheosis of St. Thomas Aquinas (1631) oleh Zurbaran Francisco (Catholic.org)
JawaPos.com - Gereja Katolik mengakui banyak sekali orang suci yang memiliki peran besar dalam sejarahnya. Orang-orang suci ini bisa mendapatkan gelar santo atau santa pula.
Tokoh-tokoh ini berjasa besar terhadap gereja sehingga mereka dikenang dalam sejarah gereja. Mereka juga kemudian diangkat menjadi pelindung dalam hal-hal yang dimana mereka berperan.
Karena itu, para umat Gereja Katolik berdoa untuk mereka agar mendapatkan perlindungan atau bantuan dari mereka. Salah satunya adalah Santo Thomas Aquino (1224/25-1274), pelindung para pelajar.
Baca Juga:Mengenal Santo Honoratus (500-600): Dari Anak Bangsawan hingga Menjadi Pelindung Para Tukang Roti
Kehidupan Awal
Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, Thomas berasal dari keluarga pemilik tanah feodal sederhana di perbatasan yang selalu diperebutkan oleh kaisar dan paus.
Ayahnya berasal dari Lombardia, dan ibunya berasal dari keturunan Normandia. Keluarga besar Thomas ini terkenal karena pengabdian mereka kepada Kaisar Frederick II selama perselisihan sipil di Italia selatan antara paus dan kaisar.
Thomas dikirim ke Biara Benediktus di Monte Cassino, dekat rumahnya, sebagai oblat (calon biarawan) ketika ia masih sangat muda. Orang tuanya ingin ia menjadi kepala biara yang dapat membantu mereka nantinya.
Pada tahun 1239, setelah sembilan tahun tinggal di biara, Thomas dipaksa pulang ke rumah keluarganya karena sang kaisar percaya bahwa para biarawan terlalu patuh kepada paus. Setelah itu Thomas disekolahkan di Universitas Napoli, sekolah yang didirikan oleh kaisar, dimana ia belajar sains dan filsafat yang baru saja diterjemahkan dari bahasa Yunani dan Arab.
Murid Terbaik
Dilansir dari New Advent, Thomas menjadi murid dari Pietro Martini dan Petrus Hibernus. Namun, kepintaran Thomas dapat dengan mudah melampaui Martini, dan kemudian ia diserahkan kepada Petrus dari Irlandia, dimana ia belajar logika dan ilmu pengetahuan alam.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
