
Ilustrasi atlet nomadik sedang bertanding
JawaPos.com - Ada banyak sekali olahraga tradisional yang di dunia ini namun tidak semua bisa dilakukan bahkan dipahami oleh orang-orang diluar tradisi tersebut. Akan tetapi, mereka yang berhasil menguasai dan menjadi atlet profesional dalam olahraga tersebut perlahan-lahan menyebar ke seluruh dunia akibat globalisasi.
Terutama mereka dalam suku nomadik yang tersebar di seluruh dunia. Karena sifat nomadik mereka, setiap komunitas atau suku ini akan berpindah-pindah tempat mencari lokasi terbaik untuk ditempati.
Walaupun mereka selalu berpindah-pindah tempat, pasti ada peluang kecil dimana satu kelompok akan bertemu dengan satu kelompok lain yang berasal dari suku berbeda atau sama dengan mereka.
Tentunya mereka akan saling menyapa hingga merayakan pertemuan tersebut dengan berbagai cara atau tradisi. Sekarang, diadakan World Nomad Games dimana kita dapat merayakan pertemuan tersebut dengan mempertandingkan keahlian mereka dalam olahraga tradisional.
World Nomad Games
Dilansir dari Where and Wander, World Nomad Games lebih mudahnya dideskripsikan sebagai “olimpiade”-nya Asia Tengah.
Ketika kita biasanya melihat pertandingan berenang, sepak bola, bola basket dan lain-lain, World Nomad Games mempertandingkan berkuda, panahan, berburu dengan elang, dan berbagai olahraga sambil mengendarai kuda.
Pertandingan ini dilaksanakan setiap dua tahun dan berlangsung selama enam hari di negara-negara di Asia Tengah.
Dilansir dari Entre Deux Pôles, World Nomad Games pertama kali diadakan pada tahun 2014 di Kirgistan dengan 10 olahraga dan 400 atlet dari 19 negara. Lalu Games kedua diadakan pada 2016 di Kirgistan pula dengan 23 olahraga dan 1200 atlet dari 62 negara. Yang ketiga diadakan pada 2018, masih di Kirgistan dengan 37 olahraga dengan lebih dari 2000 atlet dari 82 negara.
Yang keempat diadakan pada 2022 di Turki dengan 13 olahraga dan lebih dari 3000 atlet partisipan dari 102 negara. Yang kelima diadakan tahun 2024 di Kazakhstan dengan 21 olahraga dan lebih dari 3000 atlet dari 89 negara. Games tahun ini kembali diadakan di Kirgistan dengan 43 olahraga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022