
Pemerintah Aceh dan Pandi kaji kemungkinan penggunaan Aksara Jawi atau Arab Melayu untuk digunakan sebagai domain internet. (Istimewa)
JawaPos.com - Aksara Jawi atau Arab Melayu yang selama ini banyak ditemukan dalam manuskrip dan dokumen sejarah Aceh mulai diproyeksikan untuk memasuki ruang digital. Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) bersama Pemerintah Aceh tengah mengkaji kemungkinan penggunaan Aksara Jawi dalam nama domain internet.
Jika kajian tersebut berlanjut hingga tahap penerapan, alamat website tidak hanya akan dikenal dalam karakter Latin seperti yang umum digunakan saat ini. Representasi nama domain tertentu berpotensi ditulis menggunakan Aksara Jawi, sehingga membuka bentuk baru penggunaan aksara lokal di internet.
Pembahasan mengenai rencana tersebut dilakukan Pandi bersama Pemerintah Aceh di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh baru-baru ini. Pertemuan itu diterima langsung Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dedy Yuswadi, AP.
Pandi sendiri tengah mengkaji pengembangan Internationalized Domain Name (IDN) pada tingkat Top-Level Domain (TLD). Sejumlah kemungkinan representasi yang dibahas antara lain nama Indonesia, Indo, atau Nusantara dalam Aksara Jawi.
Namun, rencana tersebut tidak sekadar mengganti bentuk huruf Latin dengan huruf Arab Melayu. Ada sejumlah aspek yang harus dipastikan sebelum domain beraksara Jawi dapat digunakan secara luas.
Kajian mencakup aspek kebahasaan, teknis, kebijakan internet global, kebutuhan pengguna, hingga kesiapan ekosistem digital. Konsistensi penulisan, penggunaan karakter Unicode, serta potensi kemiripan antar-karakter juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Ketua Pandi Isnawan mengatakan, kehadiran aksara lokal di internet berkaitan dengan bagaimana masyarakat dapat menggunakan teknologi dengan bahasa dan tulisan yang dekat dengan kehidupan mereka.
“Internet seharusnya dapat digunakan oleh masyarakat dengan bahasa dan aksara yang mereka kenal. Melalui IDN, kita ingin agar kekayaan aksara Nusantara tidak hanya tersimpan sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat hidup dan digunakan dalam ekosistem digital,” ujar Isnawan.
Dari Manuskrip ke Alamat Website
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022