
Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Periode 2026–2028 resmi dilantik pada Senin, 28 September 2026, di Margasiswa I, Menteng, Jakarta Pusat. (Istimewa)
JawaPos.com - Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Periode 2026–2028 resmi dilantik pada Senin, 28 September 2026, di Margasiswa I, Menteng, Jakarta Pusat.
Pelantikan PP PMKRI Periode 2026–2028 turut dihadiri para ketua umum organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan serta para Ketua Presidium PP PMKRI dari berbagai periode kepemimpinan, sejak 1985 hingga saat ini.
Rangkaian pelantikan diawali dengan Misa Pelantikan, pemberkatan, dan perutusan para pengurus. Perayaan Ekaristi dipimpin Pastor Hans Jeharut, didampingi Pastor Lukas Kelwulan, dan Pastor Joseph El.
Dalam homilinya, Pastor Hans mengingatkan para pengurus agar tidak berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi segera mewujudkan tanggung jawab organisasi melalui karya nyata di tengah masyarakat.
Menurutnya, PMKRI memiliki misi penting untuk ikut membangun keadaban publik yang lebih baik. Karena itu, para kader ditantang untuk menghadirkan gerakan yang memberi dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Ketua Presidium PP PMKRI Sanctus Thomas Aquinas Periode 2026–2028, Christian A. D. Rettob, dalam Pidato Kebangsaan menegaskan bahwa gerakan PMKRI selama dua tahun kepemimpinannya akan berpijak pada nasihat dan koreksi kebangsaan yang termuat dalam Nota Pastoral Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
“Jalan harapan di tengah dinamika bangsa, Gereja berjalan bersama merawat keadaban publik dan meneguhkan solidaritas kemanusiaan di Indonesia. PMKRI dengan segala kemampuan kader hari ini akan berusaha menginternalisasi dan mengimplementasikan nasihat kebangsaan ini,” ujarnya.
Christian juga mengajak seluruh kader untuk terus bergerak mewujudkan visi dan misi organisasi melalui aksi nyata bersama masyarakat. Menurutnya, gerakan tersebut perlu berjalan seiring dengan pembinaan kader yang berkelanjutan agar PMKRI tetap memiliki fondasi intelektual, spiritual, dan organisatoris yang kuat.
Pesan tentang pentingnya menjaga idealisme juga disampaikan Gaudens Wodar, yang mewakili Anggota Penyatu sekaligus Ketua Presidium PP PMKRI Periode 1988–1990.
Ia mengingatkan para pengurus baru agar tidak kehilangan idealisme ketika menjalankan amanah kepemimpinan. “Inilah salah satu harta berharga perhimpunan yang harus dijaga. Jangan gampang dibeli. Jaga idealisme,” tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022