
Aktris Cindy Nirmala (memegang mic) bersama Shabrina Luna (kanan) dan Fergie Brittany (tengah) saat penayangan perdana trailer film Mantra Surugana di Jakarta, Selasa (20/6).
JawaPos.com - Aktris Cindy Nirmala menceritakan pengalamannya selama syuting film horor dan merasa belum pernah mengalami kejadian mistis saat proses syuting berlangsung.
Saat ditemui di penayangan perdana trailer dan poster film Mantra Surugana di XXI Gandaria City, Jakarta, Selasa (20/6), Cindy diketahui sudah memerankan sejumlah film horor dan kebanyakan karakter yang diperankannya adalah orang yang paling sering diganggu hantu atau menjadi hantu itu sendiri.
Meski demikian, ia merasa belum pernah diganggu atau mengalami kejadian janggal selama proses syuting dalam film apapun.
“Aku sama sekali nggak digangguin selama syuting horor (film) apapun,” kata Cindy.
Menurutnya, hal tersebut bisa terjadi karena dirinya yang berani dan tidak takut terhadap hal-hal berbau mistis. Bahkan, ia tidak mengetahui kejadian horor yang dialami rekan-rekannya saat melakukan syuting di film yang sama sebelum mereka menceritakannya pada Cindy.
Cindy mengaku senang bermain di film horor. Film horor membuatnya ketagihan dan mendapatkan pengalaman baru dari setiap karakter yang diperankannya. Ia pun merasa tertantang saat memerankan karakter hantu dalam filmnya. Hal ini karena penggambaran hantu hanya berdasarkan imajinasinya saja tanpa ada penggambaran secara nyata. Ia pun banyak belajar dari naskah dan arahan dari sutradara film yang dimainkannya.
Uniknya, dalam proyek film horor terbarunya berjudul Mantra Surugana, Cindy berperan sebagai iblis bernama Surugana dan harus menggunakan riasan prostetik dari latex yang proses riasannya memakan waktu 4-9 jam. Ia pun harus menghadapi cuaca dingin di lokasi syuting dan hanya dilapisi dengan latex tipis dari riasannya.
Cindy juga memerankan dua karakter dalam film tersebut, yakni sebagai Dahlia dan Surugana. Namun, kedua karakter yang diperankan Cindy sama sekali tidak menggunakan bahasa Indonesia dan hanya menggunakan bahasa Sunda serta Sunda Kuno.
Bagi dirinya yang bukan berasal dari suku Sunda, hal ini menjadi tantangan tersendiri untuknya. Cindy juga berusaha menghapalkan mantra berbahasa Sunda kuno dengan menaruh foto tulisannya di wallpaper gawai miliknya. Mantra tersebut merupakan salah satu adegan yang harus dibacanya dalam film Mantra Surugana.
“Untuk ngapalin mantranya, sampai aku taruh di wallpaper handphone,” kata Cindy.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
