
Ilustrasi: Foto aktris Raline Shah dipakai oleh Napi di Medan untuk menipu ayahnya, Rahmat Shah, dengan modus minta uang untuk membeli emas. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Lembaga Pemasyarakatan (lapas) masih menjadi school of crime. Kali ini, Dua narapidana kasus narkotika di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan melakukan scamming dan menipu pengusaha Rahmat Shah Rp 254 juta.
Modusnya sederhana. Mereka mencomot foto anak Rahmat Shah, yakni Raline Shah untuk dipakai minta uang membeli emas antam.
Kabidhumas Polda Sumatera Utara Kombespol Ferry Walintukan menuturkan bahwa kasus ini merupakan scamming dengan memanipulasi data.
"Seorang narapidana kasus narkotika bernama M. Syarifuddin Lubis mengaku sebagai Raline Shah dan meminta uang," paparnya. Caranya dengan mengambil foto Raline Shah dari media sosial.
Foto berbagai aktivitas itu digunakan di Whatsapp dan kemudian mengaku sebagai Raline kepada Rahmat Shah dengan alasan untuk membeli emas. "Rahmat Shah lantas menyuruh orang mengirimkan uang beberapa kali," ujarnya.
Jadi, narapidana ini awalnya minta Rp 24 juta. Lalu, tidak lama meminta uang lagi. "Hingga totalnya nilai uang yang dikirim mencapai Rp 254 juta," terangnya, Kamis (16/10).
Menurut dia, Syarifuddin dibantu narapidana lain bernama Rizal. Rizal inilah yang memberikan handphone kepada Syafruddin. "Rizal pula yang kemudian berupaya menghilangkan jejak uang yang telah ditransfer," terangnya.
Awalnya, Rizal mengirim uang hasil penipuan kepada tersangka Fitri. Dari rekening Fitri, uang kembali dikirim ke rekening milik Tika. "Jadi ditransfer beberapa kali agar tidak terlihat ini uang hasil kejahatan," urainya.
Dia mengatakan, kejahatan ini baru terungkap setelah Rahmat Shah menelepon langsung ke anaknya, Raline Shah.
"Saat telepon itulah baru diketahui kalau Raline tidak meminta uang. Korban lantas melaporkan ke polisi," paparnya.
Keempat tersangka telah ditahan petugas. Namun, petugas masih mengejar pelaku lainnya. "Masih ada yang lainnya, kami sedang berupaya menangkap. Nanti diinformasikan," ujarnya.
Dari mana pelaku mendapatkan nomor kontak Rahmat Shah? Dia mengatakan bahwa pihaknya masih dilakukan pendalaman. Yang pasti, pelaku ini juga menggunakan aplikasi get contact.
Dia mengimbau masyarakat lebih waspada untuk permintaan transfer semacam ini. Lebih baik langsung telepon atau bertemu langsung bila memang ingin mengirimkan uang.
"Jadi jangan asal transfer, pastikan dulu benar atau tidak yang meminta transfer itu keluarga, sahabat atau teman," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022