
Prosesi pemakaman selebgram Lula Lahfah dihadiri keluarga hingga para sahabat. (Abdul Rahman./JawaPos.com)
JawaPos.com - Muhammad Feroz, ayahanda Lula Lahfah, menceritakan riwayat sakit yang diderita sang selebgram sebelum akhirnya dia dinyatakan meninggal dunia di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Selatan, Jumat (23/1).
Feroz mengatakan, Lula Lahfah memang memiliki riwayat penyakit gerd dan ada permasalahan pada bagian lambung. Di momen tahun baru, Lula Lahfah sempat masuk rumah sakit selama beberapa hari akibat penyakitnya tersebut.
"Memang dia punya gerd dan sering kambuh. Terus dia juga ada pembengkakan di usus. Itu yang sering dia keluhin. Tapi dia nggak pernah ngeluh sama keluarga, dia ngeluhnya sama teman-temannya terdekat dia," kata Feroz saat ditemui di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1).
Sakit yang kerap dikeluhkan Lula Lahfah selama ini adalah sakit perut pada bagian kiri. Pihak keluarga baru mengetahui perihal sakit yang dialaminya berdasarkan cerita dari teman terdekatnya. Pihak keluarga sangat menyesalkan baru mengetahuinya.
"Dia bilang sakit banget di perut bagian kiri. Dia bilang tapi bukan ke kita, kita malah nggak tahu. Kalau ngeluh ke kita, mungkin kita suruh dia berobat serius. Kalau nggak di sini, mungkin di luar (negeri) gitu kan," ungkapnya.
Dia menduga, Lula Lahfah sudah cukup lama sakit namun terus ditahan dan dia tidak menjalani pengobatan secara serius.
"Mungkin dia tahan, akhirnya terjadi komplikasi," tutur ayah Lula Lahfah.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Feroz juga menceritakan momen saat keluarga tahu sedang terjadi hal tidak beres terhadap Lula Lahfah. Berawal dari dia tidak bisa dihubungi sejak siang hari.
Pihak keluarga akhirnya minta bantuan ART untuk melakukan pengecekan ke kamar apartemennya. Namun sayangnya, pintu kamarnya tidak dapat dibuka.
Pihak ART kemudian minta bantuan petugas keamanan apartemen untuk membuka pintu kamar Lula Lahfah pada Jumat (23/1) kemarin. Tak lama kemudianz ditemukan Lula Lahfah sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamarnya.
"Awalnya saya dikasih tahu bukan meninggal, tapi kritis. Padahal sebenarnya sudah nggak ada. Mungkin biar tidak terlalu syok kali ya," katanya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
