JawaPos Radar

Kemlu Siap Dampingi Habib Rizieq

08/11/2018, 16:38 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
kemlu, habib rizieq, arab saudi,
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, semua warga negara Indonesia (WNI) termasuk Muhammad Rizieq Shihab (MRS) alias Habib Rizieq mempunyai hak untuk mendapatkan pendampingan hukum dari perwakilan pemerintah di luar negeri ketik (Picture-Alliance)
Share this

JawaPos.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, semua warga negara Indonesia (WNI) termasuk Muhammad Rizieq Shihab (MRS) alias Habib Rizieq mempunyai hak untuk mendapatkan pendampingan hukum dari perwakilan pemerintah di luar negeri ketika ada masalah hukum. Tentunya, bantuan yang diberikan sesuai dengan hukum yang berlaku di negara masing-masing.

Dia juga mengatakan, WNI di luar negeri tanpa terkecuali juga harus menghormati aturan dan hukum setempat. Menurutnya, hal ini merupakan kewajiban WNI di luar negeri

"Hal yang sama kita lakukan kepada MRS. Pada saat kita mendapat informasi bahwa ada WNI atas nama MRS yang menghadapi masalah hukum di Saudi, tentunya instruksi dari sini meminta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk melakukan dan mengkonfirmasi info tersebut dan melakukan pemberian pendampingan, memastikan agar hak hukumnya terlindungi," kata Arrmanatha saat ditemui di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta pada Kamis, (8/11).

kemlu, habib rizieq, arab saudi,
Di tembok rumah Habib Rizieq di Saudi ada bendera mirip bendera ISIS (Istimewa)

Namun, Arrmanatha enggan membeberkan kasus detail yang dihadapi oleh MRS. Kemlu melalui perwakilannya hanya melakukan pendampingan, dan tak berkewajiban untuk memberitahu publik apa yang terjadi sebenarnya.

"Ini merupakan proses yang dilakukan antara WNI dan pihak otoritas keamanan setempat (Arab Saudi), mungkin kurang tepat kalau saya membeberkan apa yang menjadi pembahasan apa yang menjadi perhatian dalam pembahasan itu," ujar Arrmanatha.

"Menurut saya yang berhak menyampaikan adalah MRS ataupun otoritas setempat, karena kita hanya mendampingi, bukan untuk menyampaikan ke publik," tambahnya.

Secara umum, Arrmanatha mengatakan, MRS dimintai keterangan oleh otoritas keamanan Saudi terkait bendera yang diduga mirip bendera ISIS yang terpasang di pagar rumahnya.

"Apabila yang bersangkutan akan menghadapi masalah hukum kita akan melakukan pedampingan apabila diminta," tutup Arrmanatha.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up