JawaPos Radar | Iklan Jitu

Berteriak, Allahu Akbar! di Tempat Parkir, Pria Didenda Rp 3 Juta

11 Januari 2019, 20:06:20 WIB
alan akbar, isis, teroris,
Polisi Swiss membela keputusan untuk mendenda seorang pria yang meneriakkan kalimat, Allahu Akbar! di depan umum pekan ini (Ekathimerini)
Share this

JawaPos.com - Polisi Swiss membela keputusan untuk mendenda seorang pria yang meneriakkan kalimat, Allahu Akbar! di depan umum pekan ini. Kejadian itu terjadi Mei 2018 lalu Namun baru diungkap kepada publik pekan ini saat orang yang meneriakkan kalimat tersebut mengungkap kisahnya.

Saat itu seorang pria berussia 22 tahun bernama Orhan E berteriak, Allahu Akbar!, di sebuah tempat parkir di Kota Schaffhausen, sebuah kota di Swiss utara. Dia berteriak demikian secara spontan karena terkejut setelah tidak terduga melihat teman lama.

Namun seorang polisi wanita di sekitar lokasi segera mendekati Orhan E dan kemudian menyerahkan kasusnya kepada penegak hukum kota.

Pada akhirnya dia didena senilai 150 franc Swiss karena dianggap telah menyebabkan gangguan publik. Dia juga dikenakan tambahan denda 60 franc dalam biaya administrasi, sehingga total denda yang dia bayarkan adalah 210 franc atau sekitar 213 dolar AS atau setara dengan hampir Rp 3 juta.

Seperti dilansir Russia Today pada Jumat (11/1), kepolisian menganggap bahwa meneriakkan kalimat, "Allahu akbar", di depan publik merupakan gangguan. Seperti dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup), frasa itu kerap disalahgunakan oleh para teroris yang melakukan serangan di sejumlah wilayah di Eropa seperti yang dilakukan ISIS.

Polisi setempat menekankan bahwa frasa tersebut digunakan dengan cara yang keras dan jelas dan dapat menyebabkan kepanikan di antara masyarakat.

"Pada saat itu, ada kemungkinan orang menjadi takut dan ngeri," kata jurubicara media untuk kepolisian kota, Patrick Caprez.

Kepala polisi Romeo Bettini mengatakan bahwa petugas akan bertindak dengan cara yang sama jika seseorang meneriakkan kata-kata kotor di ruang publik.

Editor           : Dyah Ratna Meta Novia

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up