JawaPos Radar | Iklan Jitu

Senat AS Tegur Trump karena Sikapnya pada Arab Saudi, Begini Isinya

14 Desember 2018, 15:33:46 WIB
Donald Trump, amerika serikat, Donald Trump Arab Saudi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Jonathan Ernst/Reuters)
Share this

JawaPos.com - Senat Amerika Serikat (AS) mengirimkan teguran kepada Presiden AS Donald Trump pada Kamis (13/12). Hal ini terkait dengan sikap Trump pada Arab Saudi. Senat meminta agar AS mengakhiri dukungan militer pada perang Yaman, juga meminta AS menyalahkan putra mahkota Saudi Mohammed bin Salman atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Pada langkah bersejarah ini, Senator memilih untuk mengakhiri dukungan militer AS untuk koalisi pimpinan Saudi dalam perang sipil Yaman. Konflik ini telah menewaskan puluhan ribu orang dan menjadi krisis manusia paling mengerikan di dunia karena menjadi negara di ambang kelaparan.

Ini adalah pertama kalinya kedua majelis kongres mendukung resolusi untuk menarik pasukan AS dari keterlibatan militer di bawah Undang-Undang Perang Kekuatan. Undang-undang yang disahkan pada 1973 itu membatasi kemampuan presiden untuk mengikat pasukan AS terhadap potensi permusuhan tanpa persetujuan kongres.

Tujuh rekan Republik Trump bergabung dengan Senat Demokrat untuk mendukung langkah itu. Setelah pemungutan suara Yaman, Senat kemudian mendukung resolusi untuk menyalahkan Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman atas pembunuhan Khashoggi. Bahkan Senat juga bersikeras bahwa Saudi harus meminta tanggung jawab kepada siapa pun yang terlibat dalam kematian Khashoggi.

Khashoggi sendiri merupakan penduduk AS yang juga seorang kolumnis untuk Washington Post. Dia tewas di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018 lalu.

“Dengan suara bulat, Senat Amerika Serikat telah mengatakan bahwa Putra Mahkota Muhammad bin Salman bertanggung jawab atas pembunuhan Jamal Khashoggi. Itu adalah pernyataan yang kuat. Saya pikir itu pernyataan ini sesuai nilai-nilai yang kita pegang teguh,” kata Senator Republik Bob Corker, ketua Komite Hubungan Luar Negeri dan sponsor resolusi.

Sementara itu, Trump menginginkan Washington berdiri untuk pemerintah Saudi dan pangeran, meskipun penilaian CIA kemungkinan MBS memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Dia berjanji akan mem-veto resolusi kekuatan perang.

Para penentang resolusi enggan mengambil tindakan apa pun untuk mengganggu hubungan AS yang strategis dengan Saudi. Ini dipandang sebagai penyeimbang penting di Timur Tengah ke Iran, musuh bebuyutan dari sekutu dekat AS dan Israel.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : (iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up