
Photo
JawaPos.com - Kepala Eksekutif Hongkong, Carrie Lam, mengatakan pihaknya memilih vaksin Sinovac dibanding vaksin Pfizer BioNTech. Hal itu karena penerima vaksin Sinovac bakal mudah untuk mendapatkan visa berkunjung ke Tiongkok.
Langkah tersebut menyusul tawaran dari Tiongkok untuk memberikan fasilitas visa bagi pengunjung luar negeri yang memilih untuk divaksinasi dengan vaksin buatan Tiongkok, ketimbang asing. Proposal tersebut menggarisbawahi kekhawatiran nasionalisme vaksin selama pandemi.
Pemerintah Hongkong telah menawarkan warganya pilihan antara Pfizer, yang memiliki tingkat kemanjuran 95 persen, dan suntikan CoronaVac dari Sinovac yang tingkat kemanjurannya hanya 50 persen. Seorang eksekutif yang berbasis di Hongkong di sebuah perusahaan AS mengatakan dia memilih Sinovac murni untuk alasan bisnis. “Saya yakin ini akan memberi saya kemudahan yang lebih baik untuk mendapatkan visa,” katanya seperti dilansir Financial Times.
Baca juga: Akhirnya WHO Bakal Izinkan Vaksin Sinovac, Dipuji Manjur dan Aman
“Teman ekspatriat saya semua berpikir tidak masuk akal untuk mendapatkan Sinovac ketika Pfizer-BioNTech memiliki tingkat efikasi yang jauh lebih tinggi,” tambahnya. “Tapi, saya harus mulai bepergian untuk bisnis. Itulah kenapa saya memilih Sinovac," imbuhnya.
Meski Hongkong bagian dari Tiongkok, perbatasan dengan kontrol paspor dipertahankan di antara mereka sebagai bagian dari otonomi yang diberikan ke wilayah tersebut setelah penyerahannya dari Inggris pada 1997. Komunitas Hongkong yang lebih luas telah menunjukkan sikap enggan terhadap program vaksinasi pemerintah, sebagian karena ketidakpercayaan terhadap pemerintah serta kekhawatiran tentang keamanan suntikan.
Akan tetapi, beberapa eksekutif perusahaan lebih bersedia untuk mempertimbangkan vaksin Sinovac jika itu mempercepat akses ke daratan Tiongkok. Selama pandemi, Tiongkok telah memberlakukan pembatasan perjalanan yang ketat bagi mereka yang ingin masuk dari Hongkong, dengan beberapa pengecualian.
"Fasilitasi visa hanya berlaku untuk mereka yang telah diinokulasi dengan vaksin Covid-19 yang diproduksi di Tiongkok," kata pemerintah Tiongkok bulan lalu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang vaksin tersebut.
Yeung Chiu-fat, seorang dokter umum dan mantan presiden Persatuan Dokter Hongkong, mengatakan dia telah memvaksinasi lebih dari 200 orang dengan suntikan Sinovac sejak awal program pada akhir Februari. Sekitar 30 persen telah mengambil vaksin untuk membantu mereka kembali ke Tiongkok daratan. “Mereka sangat bersemangat,” katanya.
Eksekutif Hongkong lainnya mengatakan kembali ke Tiongkok adalah penting untuk pekerjaannya, jadi dia harus memilih vaksin Sinovac. Banyak eksekutif internasional berbasis di Hongkong, tetapi sebagian besar bisnis perusahaan mereka ada di Tiongkok daratan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=h4dfUX29MQ0
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022