
Ilustrasi penembakan. Ardika/Antara
JawaPos.com - Rekaman cctv secara mengejutkan menangkap momen ketika seorang anak berusia sebelas tahun mengambil pistol dari kendaraan ibunya, dan menembaki rekan-rekan setimnya setelah mereka dilaporkan mengambil tas berisi keripik.
Video yang dirilis oleh polisi pada Selasa malam (3/10), tampaknya menunjukkan pelaku penembakan dikejar oleh salah satu rekan setimnya setelah latihan sepak bola remaja di sebuah taman di Apopka, Florida, pada hari yang sama.
Pelaku penembakan yang merupakan seorang anak laki-laki itu, kemudian berlari ke sebuah kendaraan di tempat parkir dan mengambil pistol dari kursi penumpang. Kepala Polisi Apopka, Mike McKinley, mengatakan bahwa senjata api tersebut tidak disimpan dengan aman di dalam kendaraan.
Pelaku kemudian berjalan ke trotoar dan melepaskan satu tembakan ke arah anak laki-laki lain, yang sedang berjalan menjauh sambil membelakanginya. Beberapa saat kemudian, seorang wanita yang diyakini sebagai ibunya terlihat merebut senjata api dari genggaman anak tersebut.
Sebelum sang ibu memegangi kedua tangan pelaku di belakang punggungnya, dan terlihat menegurnya di depan kendaraan mereka ketika orang lain mencoba melarikan diri.
Dikutip dari New York Post, tembakan tunggal tersebut mengenai seorang anak berusia 13 tahun di bagian torso, sementara seorang anak lainnya terkena di bagian lengan.
"Anak saya tertembak dan mengenai punggungnya," kata seorang wanita yang panik kepada petugas operator dalam panggilan darurat 911 yang dirilis oleh polisi Apopka pada Selasa malam, dan mengatakan bahwa penembakan itu terjadi lima hingga sepuluh menit sebelumnya.
Salah satu korban telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit setempat pada Senin malam, sementara korban lainnya dalam kondisi stabil. Polisi berkata jika mereka berdua diperkirakan akan selamat.
Dikutip dari WESH, polisi mengatakan bahwa pertengkaran dimulai ketika kedua korban menampar sekantong keripik, dari tangan anak laki-laki yang lebih muda.
Anak berusia 11 tahun itu telah ditangkap dan didakwa dengan satu tuduhan percobaan pembunuhan tingkat dua.
"Sebagai masyarakat, kita perlu merefleksikan hal ini, kita melihat hal ini setiap saat. Ini memalukan. Tidak ada yang ingin menangkap anak berusia 11 tahun dengan cara apapun, tetapi berdasarkan penyelidikan, kami merasa tuduhan itu beralasan," ujar McKinley dalam sebuah konferensi pers hari Selasa.
Namun, polisi hanya mendapatkan satu dakwaan yaitu, percobaan pembunuhan terhadap anak pra-remaja karena polisi merasa tidak perlu menumpuk dakwaan berlapis pada anak berusia 11 tahun yang tidak memiliki riwayat kriminal.
Sang ibu juga dapat menghadapi tuntutan karena meninggalkan pistol tanpa pengaman, kata kepala polisi tersebut. McKinley menggambarkan anak laki-laki itu sangat pendiam dan pemalu, serta terlihat sangat muram setelah penembakan terjadi.
Penduduk setempat mengatakan bahwa penembakan pada Selasa malam tersebut, menunjukkan adanya masalah yang lebih besar di komunitas Apopka sekitar 20 mil dari Orlando.
"Selama sebulan terakhir, semua kekerasan yang terjadi di daerah kami adalah kekerasan terhadap remaja," kata Uskup Kelvin Cobaris yang dulunya melayani Apopka Pop Warner sebagai pendeta kelompok tersebut, kepada WESH.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022