
Ilustrasi bendera Suriname. (Pexels)
JawaPos.com – Suriname merupakan negara yang terletak di pesisir utara Amerika Selatan serta menjadi salah satu negara terkecil di benua tersebut. Populasi penduduk Suriname merupakan salah satu yang paling beragam karena banyaknya penduduk dari etnis yang berbeda.
Suriname sebelumnya dikenal sebagai Guyana Belanda. Negara itu merupakan bekas koloni perkebunan Belanda yang memperoleh kemerdekaannya pada tanggal 25 November 1975. Melansir dari History State dan Britannica berikut beberapa fakta menarik dari negara Suriname.
Asal-usul: Suriname awalnya merupakan koloni Belanda di pantai utara Amerika Selatan yang berdiri sejak tahun 1667. Mulai tahun 1951, Suriname diberi otonomi yang semakin luas dan akhirnya diberi kemerdekaan oleh Belanda pada tahun 1975.
Pada tahun 1980, pemerintahan parlementer Suriname yang dipilih secara demokratis digulingkan. Rezim yang dijalankan oleh militer di bawah Desi Bouterse dipasang sebagai gantinya.
Sejak pembentukan kembali pemerintahan yang dipilih secara demokratis pada tahun 1991, Amerika Serikat telah mempertahankan hubungan yang positif dan saling menguntungkan dengan Suriname.
Penduduk: Penduduk negara Suriname merupakan orang Asia Selatan, keturunan buruh dari India yang juga menjadi kelompok etnis terbesar di Suriname, mencakup lebih dari seperempat populasi.
Kelompok etnis utama kedua, yang mencakup sekitar seperlima populasi, adalah Maroon (keturunan budak yang melarikan diri dari Afrika). Lalu orang Kreol, yang di Suriname sebagian besar merupakan orang keturunan Afrika, mencakup antara sepersepuluh dan seperlima populasi.
Kelompok etnis utama ketiga ialah buruh dari Jawa, Indonesia, di mana populasi orang Jawa di Suriname mencakup hampir sepertujuh dari total populasi.
Kelompok minoritas dari negara Suriname di antaranya ialah suku Indian yang merupakan orang asli wilayah tersebut. Kemudian imigran Portugis, Tiongkok, Lebanon, hingga Belanda.
Bahasa: Bahasa Belanda merupakan bahasa resmi Suriname. Tetapi tingkat kemampuan anggota berbagai kelompok etnis dalam menggunakan bahasa tersebut berbeda-beda.
Sebagian besar penduduk mempelajari bahasa Belanda sebagai bahasa kedua. Bahasa-bahasa tambahan meliputi bahasa Sranan dan bahasa asing lainnya seperti bahasa Inggris, bahasa Sarnami, yang berasal dari bahasa Hindi.
Kemudian juga bahasa Urdu, bahasa Jawa, dan sejumlah bahasa Maroon yang berasal dari bahasa Indian Amerika Selatan.
Agama: Agama yang paling banyak dianut oleh penduduk Suriname adalah Kristiani. Di mana agama tersebut berasal dari penjajah Eropa yang datang ke Suriname.
Di Suriname, Hampir setengah dari penduduknya beragama Kristiani, terutama Katolik Roma dan Moravia. Umat Hindu, yang hampir semuanya adalah orang Asia Selatan, mencakup sekitar seperlima dari populasi.
Kemudian antara sepersepuluh dan seperlima penduduk Suriname beragama Islam. Sebagian besar meripakan orang Jawa dan kelompok kecil yang berasal dari Asia Selatan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
