Ilustrasi logo Google dan PayPal yang melambangkan kemitraan strategis global dalam menghadirkan solusi kecerdasan buatan (AI) untuk belanja online dan pembayaran digital (Dok. Reuters)
JawaPos.com - Google dan PayPal resmi mengumumkan kerja sama strategis jangka panjang untuk meluncurkan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang akan memperkuat pengalaman belanja dan pembayaran digital di berbagai platform.
Kesepakatan ini menandai langkah penting dua raksasa teknologi dalam memperluas layanan berbasis AI di sektor e-commerce dan pembayaran digital.
Dalam kesepakatan itu, solusi pembayaran PayPal, termasuk layanan checkout dengan merek PayPal, Hyperwallet, serta Payouts, akan terintegrasi ke dalam berbagai produk Google. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih lancar dan aman dalam bertransaksi secara global.
Dilansir dari Reuters, Kamis (18/9/2025), saham PayPal naik lebih dari 3 persen pada perdagangan sore setelah pengumuman kemitraan ini. Kenaikan itu mencerminkan optimisme investor terhadap peluang pertumbuhan baru yang dibuka oleh kerja sama tersebut.
Sundar Pichai, CEO Alphabet selaku perusahaan induk Google, menegaskan bahwa kolaborasi ini akan menggabungkan keunggulan AI Google dengan inovasi pembayaran PayPal.
"Melalui kemitraan ini, PayPal akan memanfaatkan AI kami yang terdepan di industri untuk meningkatkan layanan dan keamanan, serta kami akan mengintegrasikan lebih dalam kapabilitas pembayaran inovatif dari PayPal guna menghadirkan pengalaman yang lebih baik di seluruh produk dan platform Google," ujar Pichai.
Sebagai bagian dari kesepakatan, PayPal Enterprise Payments akan berperan sebagai penyedia utama dalam memproses pembayaran kartu di berbagai layanan Google, termasuk Google Cloud dan Google Play. Integrasi ini dinilai akan memperluas skala serta memperkuat ekosistem pembayaran digital yang digunakan miliaran pengguna di seluruh dunia.
Selain itu, langkah ini juga memperkuat strategi PayPal dalam memperluas pemanfaatan AI. Awal bulan ini, PayPal menjalin kerja sama dengan perusahaan rintisan AI, Perplexity, untuk memberikan akses awal kepada pengguna atas Comet Browser, sebuah peramban berbasis kecerdasan buatan. Melalui uji coba berlangganan Pro selama 12 bulan, PayPal mendorong adopsi solusi AI yang semakin relevan di era digital.
Dengan integrasi layanan pembayaran ke dalam produk Google, baik perusahaan maupun konsumen akan merasakan peningkatan efisiensi. Google mendapatkan nilai tambah melalui sistem pembayaran yang lebih kuat, sementara PayPal memperluas jangkauan ke pasar global yang sebelumnya telah didominasi oleh Google.
Kerja sama Google dan PayPal menegaskan arah perkembangan industri teknologi yang semakin bertumpu pada AI untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, aman, dan relevan. Langkah ini sekaligus menandai transformasi signifikan di sektor pembayaran digital yang akan memengaruhi perilaku konsumen global dalam beberapa tahun ke depan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022