
Rudal Khorramshahr-4 milik Iran mampu menyebarkan bom saat diluncurkan. (Iranian Defence Ministry).
JawaPos.com–Amerika Serikat telah menggunakan pangkalan-pangkalan di Inggris untuk melakukan operasi pertahanan khusus terhadap Iran, kata Kementerian Pertahanan Inggris pada Sabtu (7/3).
”Amerika Serikat telah mulai menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk operasi pertahanan khusus guna mencegah Iran menembakkan rudal ke wilayah tersebut, sehingga membahayakan nyawa warga Inggris,” kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Sky News dilansir dari Antara.
Selain itu, jet tempur Typhoon dan F-35 Inggris juga terlibat dalam operasi udara di Yordania, Qatar, dan Siprus. London juga telah mengerahkan helikopter Merlin ke wilayah tersebut, menurut pernyataan yang dikutip Sky News.
Sementara itu, ratusan orang berkumpul di pusat kota Nicosia, Siprus, pada Sabtu (7/3) untuk memprotes keberadaan pangkalan militer Inggris di negara tersebut, seperti yang dilaporkan surat kabar Cyprus Mail.
Para pengunjuk rasa dilaporkan membawa spanduk bertuliskan Siprus bukan landasan peluncuranmu dan Pangkalan Inggris keluar.
Pada Jumat (6/3), Presiden Siprus Nikos Christodoulides tidak menampik kemungkinan bahwa isu terkait masa depan pangkalan militer Inggris di pulau itu akan diangkat setelah berakhirnya konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: Israel Bom Kilang Minyak Teheran, Ledakan dan Kobaran Api Raksasa Membubung di Langit Ibu Kota Iran
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Iran merespons dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. Awalnya, AS dan Israel mengklaim serangan pencegahan mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas pada hari pertama operasi militer. Republik Islam Iran menyatakan 40 hari masa berkabung.
Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran hukum internasional yang sinis. Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk operasi AS-Israel dan menyerukan deeskalasi segera dan permusuhan dihentikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
