
Asap mengepul di Teheran setelah ledakan menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, dalam cuplikan video media sosial yang dirilis 28 Februari 2026 (Al Jazeera)
JawaPos.com - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan jika Amerika Serikat (AS) berupaya menabur kekacauan di Iran dengan tujuan untuk memecah belah negara itu.
"Strategi musuh (AS-Israel) adalah menabur kekacauan di Iran, sehingga mereka dapat dengan mudah memecah negara ini menjadi beberapa bagian," kata Larijani sebagaimana dikutip oleh stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, dilansir dari Antara, Minggu (8/3).
Larijani menambahkan bahwa beberapa tentara AS telah ditangkap.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di dalam Iran, termasuk di Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut.
Iran lantas menanggapi serangan itu dengan melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022