
Asap mengepul di Teheran setelah ledakan menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, dalam cuplikan video media sosial yang dirilis 28 Februari 2026 (Al Jazeera)
JawaPos.com - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan jika Amerika Serikat (AS) berupaya menabur kekacauan di Iran dengan tujuan untuk memecah belah negara itu.
"Strategi musuh (AS-Israel) adalah menabur kekacauan di Iran, sehingga mereka dapat dengan mudah memecah negara ini menjadi beberapa bagian," kata Larijani sebagaimana dikutip oleh stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, dilansir dari Antara, Minggu (8/3).
Larijani menambahkan bahwa beberapa tentara AS telah ditangkap.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di dalam Iran, termasuk di Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut.
Iran lantas menanggapi serangan itu dengan melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
