
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan telah melakukan percakapan telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin untuk membahas konflik yang tengah berlangsung di Iran.
Dalam pembicaraan tersebut, Putin menyampaikan sejumlah proposal untuk mendorong penyelesaian cepat atas perang yang semakin memanas.
Mengutip The Jerusalem Post, informasi itu disampaikan oleh penasihat kebijakan luar negeri Kremlin, Yuri Ushakov, kepada para wartawan. Ia mengatakan Putin membagikan gagasan terkait kemungkinan langkah-langkah yang dapat diambil guna mengakhiri konflik Iran dalam waktu relatif singkat.
Selain membahas perang di Iran, kedua pemimpin juga menyinggung perkembangan Perang Rusia-Ukraina serta situasi politik di Venezuela yang dinilai berkaitan dengan kondisi pasar energi global.
Putin Peringatkan Risiko Krisis Energi Dunia
Sebelumnya pada hari yang sama, Putin memperingatkan bahwa perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran berpotensi memicu krisis energi global.
Menurutnya, produksi minyak dunia yang bergantung pada jalur distribusi melalui Selat Hormuz dapat terancam berhenti jika konflik terus meningkat. Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute pengiriman energi paling penting di dunia.
Putin menilai eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah dapat berdampak besar terhadap stabilitas pasokan energi internasional.
Rusia Tawarkan Kerja Sama Energi Lagi ke Eropa
Dalam pernyataannya, Putin juga menegaskan bahwa Rusia siap kembali bekerja sama dengan pelanggan energi di Eropa apabila negara-negara tersebut ingin memulihkan hubungan jangka panjang di sektor energi.
Rusia sendiri merupakan eksportir minyak terbesar kedua di dunia dan negara dengan cadangan gas alam terbesar. Namun, hubungan energi dengan negara Barat memburuk setelah pecahnya perang di Ukraina.
Selama empat tahun terakhir, negara-negara Barat secara signifikan mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan gas Rusia sebagai respons atas invasi Moskow ke Ukraina serta sanksi yang dijatuhkan oleh Uni Eropa dan negara-negara G7.
Akibat kehilangan pasar utama di Eropa, Rusia terpaksa menjual minyak dan gasnya dengan diskon besar ke negara-negara di Asia.
AS Pertimbangkan Pelonggaran Sanksi Minyak Rusia
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022