
Ilustrasi Selat Hormuz. (Better World Campaign).
JawaPos.com - Di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk Persia, Iran ternyata masih mampu menjaga aliran ekspor minyaknya ke Tiongkok. Data terbaru menunjukkan pasokan energi dari Teheran tetap mengalir deras meski konflik membuat jalur pelayaran global terguncang dan harga minyak melonjak.
Berdasarkan data pelacakan tanker dari Kpler, Iran pada Maret masih memuat sekitar 1,5 juta barel minyak mentah per hari, sementara sekitar 1,25 juta barel per hari di antaranya dikirim ke Tiongkok. Angka ini menunjukkan bahwa 'jalur kehidupan' ekspor minyak Iran belum terputus meskipun krisis maritim di kawasan semakin meluas.
Situasi tersebut terjadi di tengah meningkatnya tekanan militer Iran di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur energi paling vital di dunia. Konflik yang pecah sejak 28 Februari telah memicu gangguan besar terhadap pelayaran internasional dan mengguncang pasar energi global.
Mengutip laman Iran International, alih-alih menghentikan ekspor, Iran justru menjalankan strategi ganda: tetap mengekspor minyak, terutama ke Tiongkok, sambil meningkatkan tekanan militer di jalur pelayaran utama dunia.
Selat Hormuz yang terletak di lepas pantai selatan Iran merupakan jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar energi global. Dalam kondisi normal, sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia melewati perairan ini.
Namun sejak konflik meletus, jalur tersebut praktis berubah menjadi kawasan berbahaya. Sedikitnya 16 kapal komersial dilaporkan terkena serangan atau insiden di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Persia, menurut perhitungan Reuters. Kapal yang terdampak meliputi tanker minyak, kapal curah, hingga kapal kontainer.
Serangan tersebut memicu evakuasi awak kapal, penghentian operasi pelabuhan di beberapa wilayah Irak, serta membuat perusahaan asuransi dan operator kapal mempertimbangkan ulang perjalanan melalui jalur tersebut.
Pasukan Garda Revolusi Iran bahkan memperingatkan bahwa kapal yang melintas di Selat Hormuz dapat menjadi target serangan, memperkuat kekhawatiran bahwa jalur ini kini digunakan sebagai alat tekanan dalam konflik yang lebih luas.
Gangguan pasokan energi akibat konflik memaksa negara-negara konsumen utama mengambil langkah luar biasa. Badan Energi Internasional (IEA) bersama sejumlah negara memutuskan melepas 400 juta barel minyak dari cadangan strategis.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
