Ilustrasi Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. (AI/ChatGPT)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Minggu (15/3) mengatakan, Teheran akan menyambut baik setiap inisiatif regional yang mengarah pada penyelesaian konflik di Timur Tengah secara adil.
Pada Jumat, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan setiap inisiatif untuk memperkuat persatuan di Timur Tengah, serta memulihkan stabilitas, keamanan, dan perdamaian di kawasan itu.
"Saat ini belum ada inisiatif khusus untuk mengakhiri perang. Kami akan menyambut baik inisiatif regional apa pun yang mengarah pada berakhirnya perang secara adil," kata Araghchi dalam wawancara dengan surat kabar Al-Araby Al-Jadeed.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran kemudian merespons dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.
AS dan Israel awalnya berdalih serangan "pencegahan" itu dilakukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi kemudian mengakui bahwa mereka ingin mendorong perubahan kekuasaan di Iran.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
