
Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/David Becker/Files).
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menegaskan belum memiliki rencana untuk menambah pasukan militer AS ke Timur Tengah di tengah konflik yang terus berlangsung dengan Iran.
Pernyataan itu disampaikan Trump saat menerima Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, di Oval Office. Dalam pertemuan tersebut, Trump justru menekankan bahwa kekuatan militer Iran telah mengalami kerusakan besar akibat serangan awal AS.
“Kami telah menghancurkan hampir semua yang bisa dihancurkan, termasuk kepemimpinan mereka,” ujar Trump. Ia bahkan mengklaim bahwa angkatan laut, angkatan udara, hingga sistem pertahanan udara Iran telah lumpuh.
Trump juga menegaskan bahwa saat ini militer AS dapat beroperasi dengan leluasa di kawasan tersebut tanpa perlawanan berarti. “Kami terbang ke mana pun yang kami mau… tidak ada yang menembaki kami,” klaimnya.
Pernyataan ini memperkuat narasi Trump sebelumnya yang menekankan efektivitas strategi serangan mendadak.
Dalam kesempatan tersebut, ia bahkan sempat membandingkan operasi militer AS ke Iran dengan serangan Jepang ke Pearl Harbor pada 1941, sebuah perbandingan yang menuai perhatian luas karena sensitivitas historisnya.
Saat itu, Trump beralasan bahwa unsur kejutan menjadi kunci keberhasilan serangan. Ia menyebut tidak memberi tahu sekutu sebagai bagian dari strategi militer.
Pentagon sendiri melaporkan bahwa AS telah menghantam sekitar 7.000 target di Iran serta merusak atau menenggelamkan 120 kapal angkatan laut negara tersebut.
Meski demikian, keputusan untuk tidak menambah pasukan menunjukkan bahwa Washington saat ini lebih mengandalkan operasi militer terbatas dan superioritas teknologi dibanding pengerahan kekuatan darat dalam skala besar.
Baca Juga:Donald Trump Murka Usai Serangan Israel ke Ladang Gas Iran Dilakukan Tanpa Sepengetahuan Washington
Selain aspek militer, Trump juga menyoroti dampak konflik terhadap pasar energi global. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mengambil langkah apa pun untuk menjaga stabilitas harga minyak dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022