
Ilustrasi Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. (AI/ChatGPT)
JawaPos.com - Perang antara Iran melawan AS-Israel kian memanas. Pemerintah Tiongkok mengimbau agar ada penghentian konflik di Timur Tengah saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Sejarah dan kenyataan telah berulang kali menunjukkan kepada kita bahwa penggunaan kekerasan bukanlah solusi dan konflik bersenjata hanya akan menciptakan kebencian baru. Pihak-pihak yang berkonflik perlu menghentikan operasi militer sesegera mungkin dan mencegah situasi memburuk," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers, dilansir dari Antara, Sabtu (21/3).
Hari Raya Idul Fitri 1447 H dirayakan oleh umat Islam di sejumlah negara pada Jumat, 20 Maret 2026. Sementara di Indonesia, Hari Raya Idul Fitri dirayakan secara bervariasi, yakni pada Jumat, 20 Maret 2026 oleh sebagian muslim, dan Sabtu, 21 Maret 2026, oleh sebagian lainnya.
"Konflik di Timur Tengah terus meningkat dan meluas. Konflik ini tidak hanya memberikan pukulan terhadap perdamaian dan stabilitas regional, tetapi juga berdampak langsung pada ketersediaan energi, kondisi keuangan, stabilitas perdagangan, dan lalu lintas pelayaran di seluruh dunia," tambah Lin Jian.
Dia menyebut konflik di Timur Tengah merusak kepentingan bersama negara-negara.
"China akan melanjutkan upaya mediasi untuk mengakhiri pertempuran dan untuk segera kembalinya perdamaian dan stabilitas ke Timur Tengah," ungkap Lin Jian.
Kondisi di Timur Tengah memburuk sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu hingga menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran pun telah membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal dengan menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer milik Amerika. Serangan balasan itu menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
Dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Iran tidak akan menahan diri sama sekali untuk membalas jika infrastrukturnya diserang.
Militer Iran menyerang target di Yerusalem Barat, Haifa, dan pangkalan udara militer milik Amerika, Al Dhafra, di Uni Emirat Arab, Jumat (20/3).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
