
Larry Ellison menyampaikan pidato dengan Donald Trump terlihat di belakangnya dalam sebuah acara publik. Foto: (Yahoo News)
JawaPos.com — Aksi protes terhadap pengaruh tokoh teknologi global kembali mencuat, menyasar Larry Ellison, pendiri Oracle Corporation. Kelompok aktivis Inggris, Led By Donkeys, merilis video saat mereka mendekati kapal pesiar mewah milik Ellison di Riviera Prancis dan menempelkan label yang menuding kapal tersebut sebagai simbol penyebaran narasi politik yang berpihak pada Donald Trump.
Aksi ini menjadi bagian dari kritik terhadap peran miliarder teknologi dalam memengaruhi narasi politik global. Dalam rekaman, aktivis terlihat mendekati kapal pesiar supermewah senilai 160 juta dolar AS—sekitar Rp 2,7 triliun (kurs Rp16.990 per dolar AS)—menggunakan speedboat sebelum memasang tulisan besar di badan kapal.
Melansir Al Jazeera, Selasa (31/3/2026), kelompok tersebut menyatakan aksi ini ditujukan untuk memprotes apa yang mereka sebut sebagai pengaruh Larry Ellison terhadap narasi politik. Dalam video yang beredar luas di media sosial, label “The Trump Propagandist” tampak jelas terpasang di kapal tersebut.
Lebih lanjut, Led By Donkeys menyatakan, “Kami melacak superyacht milik orang terkaya keenam di dunia. Larry Ellison tidak akan menyukai apa yang kami lakukan terhadapnya.”
Sementara itu, konteks politik di balik aksi ini tidak bisa diabaikan. Larry Ellison diketahui memiliki kedekatan dengan Presiden AS Donald Trump serta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan tercatat memberikan donasi sebesar 16,6 juta dolar AS kepada Pasukan Pertahanan Israel pada 2017.
Namun demikian, tuduhan utama yang diangkat para aktivis berkaitan dengan dugaan pengaruh terhadap narasi media. Mereka menilai langkah ekspansi bisnis dan akuisisi yang dilakukan Ellison berpotensi mengarah pada dominasi informasi. Meski begitu, klaim ini belum diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.
Di sisi lain, aksi ini mencerminkan tren global yang lebih luas: meningkatnya pengawasan publik terhadap peran miliarder teknologi dalam politik. Figur seperti Elon Musk, Jeff Bezos, hingga Mark Zuckerberg juga kerap menjadi sorotan terkait pengaruh mereka terhadap informasi, opini publik, dan arah kebijakan.
Lebih jauh, momentum aksi ini terjadi ketika Amerika Serikat masih terlibat dalam ketegangan geopolitik dengan Iran, menambah sensitivitas terhadap isu propaganda dan kontrol narasi. Dalam situasi tersebut, kapal pesiar tidak lagi sekadar simbol kemewahan, melainkan penanda kekuasaan dan jangkauan pengaruh global.
Pada akhirnya, aksi Led By Donkeys menunjukkan bahwa era digital tidak hanya memperbesar kekuatan tokoh teknologi, tetapi juga membuka ruang perlawanan publik yang semakin kreatif dan langsung. Label “The Trump Propagandist” mungkin hanya tempelan sementara, tetapi pesan politik di baliknya jelas: pengaruh elite global kini berada di bawah sorotan tajam dan tidak lagi kebal kritik.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
