Ilustrasi rantis yang digunakan prajurit TNI yang bertugas bersama UNIFIL di Lebanon. (Istimewa)
JawaPos.com-Ketegangan di perbatasan selatan Lebanon kembali memakan korban. Dua personel penjaga perdamaian misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan tewas setelah kendaraan yang mereka tumpangi hancur akibat ledakan misterius di dekat Bani Hayyan.
Dalam insiden tersebut, satu penjaga perdamaian lainnya mengalami luka berat, sementara satu lainnya juga terluka. Peristiwa ini menjadi insiden fatal kedua dalam kurun waktu 24 jam terakhir di wilayah konflik tersebut.
Sumber UNIFIL menyebutkan, korban tewas termasuk personel yang berasal dari kontingen negara anggota merupakan prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian PBB tersebut.
“Kami menegaskan kembali bahwa tidak seorang pun seharusnya kehilangan nyawa saat menjalankan tugas demi perdamaian,” demikian pernyataan resmi UNIFIL.
Pihak UNIFIL juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga, rekan, dan kolega para korban. Sementara itu, doa dan harapan kesembuhan disampaikan bagi personel yang mengalami luka-luka.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Namun, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah perbatasan Lebanon selatan.
UNIFIL menegaskan pentingnya semua pihak mematuhi hukum internasional dan memastikan keselamatan personel serta fasilitas PBB. Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian disebut sebagai pelanggaran serius hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, bahkan berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
