
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membantah bahwa sudah ada kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. (OZAN KOSE / AFP)
JawaPos.com - Pemerintah Irancmenolak mentah-mentah tawaran untuk gencatan senjata dari Amerika Serikat. Melalui Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Iran menegaskan, pihaknya hanya ingin penghentian perang secara total. Selain itu juga jaminan bebas dari serangan di masa depan dan kompensasi.
Kepada Al Jazeera pada Selasa (31/3), ia mengatakan kontak dengan AS bukanlah negosiasi, melainkan pertukaran pesan, baik secara langsung maupun lewat perantara di kawasan.
Dilansir dari Antara, Rabu (1/4), Araghchi menyebutkan ia terus menerima pesan dari utusan AS Steve Witkoff, tetapi menegaskan bahwa hal itu tidak boleh diartikan sebagai negosiasi formal.
Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui kementerian luar negeri, termasuk komunikasi terbatas di antara badan keamanan, tanpa adanya pembicaraan dengan pihak tertentu di dalam negeri.
Ia menambahkan pertukaran pesan berlangsung dalam kerangka resmi pemerintah di bawah pengawasan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Menurut Araghchi, pesan tersebut mencakup peringatan dan pandangan bersama yang disampaikan melalui saluran tertentu.
Menanggapi laporan bahwa Iran telah merespons 15 usulan AS, ia mengatakan belum ada tanggapan yang dikirim dan Iran belum mengajukan usulan maupun syarat apa pun.
Araghchi menegaskan belum ada keputusan terkait negosiasi dan menekankan bahwa rakyat Iran tidak bisa diancam. Ia juga meminta Presiden AS Donald Trump untuk berbicara dengan hormat.
Terkait keamanan maritim, Menlu Iran itu mengatakan Selat Hormuz sepenuhnya tetap terbuka dan hanya dibatasi bagi pihak-pihak yang melakukan permusuhan terhadap Iran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022