
Kendaraan UNIFIL melaju di jalan utama di Qlayaa, di tengah meningkatnya permusuhan antara Israel dan Hizbullah, saat konflik AS-Israel dengan Iran berlanjut, di Qlayaa, Lebanon selatan, 27 Maret 2026. (Reuters).
JawaPos.com - Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel kembali memanas setelah pasukan penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) kembali menjadi korban ledakan yang melukai tiga personel pada Jumat (3/4) waktu setempat.
Insiden ini menjadi yang ketiga dalam sepekan terakhir, mempertegas meningkatnya risiko bagi pasukan internasional di zona konflik.
Juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, mengatakan ledakan terjadi di dalam salah satu posisi pasukan.
“Sore ini, sebuah ledakan di dalam posisi UN melukai tiga penjaga perdamaian, dua di antaranya dalam kondisi serius. Mereka sedang dievakuasi ke rumah sakit. Kami belum mengetahui asal ledakan tersebut,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Dikutip via Aawsat, ia juga mengingatkan semua pihak yang terlibat konflik untuk menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian dan menghindari aktivitas militer di sekitar posisi UNIFIL.
Situasi Memanas di Perbatasan
UNIFIL ditempatkan di Lebanon selatan, dekat perbatasan Israel, wilayah yang kini menjadi pusat pertempuran antara militer Israel dan kelompok Hezbollah. Konflik ini telah berlangsung selama sekitar satu bulan, ditandai dengan invasi darat Israel dan serangan balasan dari Hizbullah.
Ketegangan meningkat sejak 2 Maret, ketika Hizbullah meluncurkan roket ke Israel sebagai respons atas serangan AS-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Israel kemudian membalas dengan serangan besar-besaran ke berbagai wilayah di Lebanon, termasuk operasi darat yang kini masih berlangsung.
Insiden terbaru ini menambah daftar panjang serangan terhadap pasukan UNIFIL dalam beberapa hari terakhir seperti seorang prajurit tewas akibat proyektil yang meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit al-Qusayr pada hari Minggu dan pada hari Seninnya, ledakan lain menghancurkan kendaraan penjaga perdamaian, menewaskan dua prajurit asal Indonesia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
