
Menlu Iran Abbas Araghchi. (Al-Jazeera).
JawaPos.com - Sinyal kuat deeskalasi konflik datang dari Teheran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa negaranya siap menghentikan operasi militer jika serangan terhadap Iran juga dihentikan.
Pernyataan ini disampaikan Araghchi di tengah meningkatnya upaya diplomasi dan mediasi internasional untuk meredakan konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya.
“Jika serangan terhadap Iran dihentikan, angkatan bersenjata kami yang kuat akan menghentikan operasi defensif mereka,” ujar Araghchi melalui platform X, Rabu (8/4).
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya deeskalasi yang tengah berlangsung, seiring komunikasi diplomatik yang terus dilakukan.
Jaminan Hormuz Dibuka Sementara
Selain membuka peluang penghentian operasi militer, Iran juga memberikan sinyal konkret dengan menjamin jalur aman di Selat Hormuz selama dua pekan.
Araghchi menyebut, akses pelayaran akan dibuka melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran, dengan mempertimbangkan aspek teknis di lapangan.
Langkah ini menjadi krusial mengingat Selat Hormuz merupakan jalur utama distribusi minyak dunia, yang sebelumnya sempat ditutup Iran sebagai respons atas serangan militer.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
