
Perundingan Islamabad antara Iran dan AS gagal. (Istimewa)
JawaPos.com-Iran dan Amerika Serikat (AS) mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, namun berbeda pandangan pada dua hingga tiga isu penting, sehingga perundingan di Islamabad tidak menghasilkan kesepakatan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan perbedaan tersebut menjadi alasan utama kegagalan perundingan.
“Kami mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, namun pandangan kami berbeda pada dua atau tiga isu penting, dan pada akhirnya pembicaraan tidak menghasilkan kesepakatan,” kata Baghaei seperti dikutip kantor berita Mehr, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut terkait isu penting yang masih menjadi ganjalan kedua pihak.
Iran dan AS menggelar pembicaraan di Islamabad pada Sabtu (11/4), setelah Presiden AS Donald Trump pada Rabu (8/4) malam mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dengan Teheran.
Baca Juga:Perundingan Islamabad Berakhir Tanpa Hasil, Iran Tuding AS Ajukan Tuntutan Tidak Masuk Akal
Pada Minggu (12/4) pagi, pemimpin delegasi perundingan AS, Wakil Presiden J.D. Vance, menyatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan setelah melalui perundingan panjang, dan delegasi AS akan kembali ke negaranya tanpa membawa hasil kesepakatan. (*)

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
