
Tim penyelamat bekerja di lokasi serangan Israel di Beirut, Lebanon, 8 April 2026. (Reuters)
JawaPos.com - Para menteri Israel pada Minggu (12/4) mengisyaratkan kemungkinan dimulainya kembali serangan terhadap Iran, dengan Menteri Energi Eli Cohen mengatakan bahwa Teheran dapat diserang jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.
"Masalah nuklir bersifat internasional, dan bagus bahwa (Presiden AS Donald) Trump telah menetapkan garis merah pada masalah ini," kata Cohen kepada harian Israel Yedioth Ahronoth seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (12/4).
"Jika tidak ada kesepakatan, Iran dapat diserang," tambahnya.
Mengenai Lebanon, di mana tentara Israel telah memperluas serangannya, Cohen mengatakan Israel seharusnya tidak hanya menyerang pasukan militer, tetapi juga fasilitas dan infrastruktur Lebanon.
"Saya telah mengatakan ini di kabinet. Saya tidak melihat peluang keberhasilan yang tinggi untuk negosiasi ini," katanya.
Hal ini terjadi setelah Tel Aviv dan Beirut sepakat untuk mengadakan pertemuan pertama mereka di Washington pada 14 April yang bertujuan untuk mengamankan gencatan senjata dan memulai pembicaraan langsung.
Dalam sebuah wawancara dengan Channel 14, Menteri Ekonomi Israel Nir Barkat mengklaim bahwa AS akan mencapai tujuannya dari perang dengan Iran.
“Para pejabat Iran tidak memahami tekad Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Kita akan kembali berperang dan mencapai tujuannya,” ungkapnya.
Dalam sebuah unggahan di perusahaan media sosial AS X, Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel Miki Zoha mengatakan bahwa ketegasan Washington dalam mencegah Iran memperoleh senjata nuklir mencerminkan koordinasi dengan Israel. Hal ini sekaligus mengklaim bahwa mereka akan mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.
Lebih dari 3.300 orang telah tewas dalam serangan udara AS-Israel di Iran sejak 28 Februari. Teheran melancarkan serangan balasan terhadap Israel, Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS sebelum gencatan senjata selama dua minggu diumumkan awal pekan ini.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
