
Kapal kargo berlayar di Teluk dekat Selat Hormuz. Iran menyatakan jalur vital energi itu terbuka bagi negara-negara sahabat mereka. (The Guardian)
JawaPos.com - Pemerintah Inggris angkat bicara terkait rencana Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memblokade jalur pelayaran di Selat Hormuz. Menurut laporan media lokal, Inggris tidak akan berpartisipasi dalam blokade Amerika Serikat terhadap Selat Hormuz.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan Inggris tetap mendukung kebebasan navigasi dan tetap terbukanya Selat Hormuz, jalur yang penting bagi ekonomi global dan biaya hidup domestik.
"Selat Hormuz tidak boleh dikenakan pungutan," kata pejabat tersebut, seperti dikutip Sky News, dilansir dari antara, Senin (13/4).
Ia menyebut Inggris tengah bekerja secara mendesak dengan Prancis dan mitra lain untuk membangun koalisi guna menjaga kebebasan navigasi.
Trump sebelumnya mengatakan Inggris akan mengirim kapal penyapu ranjau untuk membantu membersihkan selat tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
