Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 April 2026 | 00.57 WIB

Makin Panas! Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang Amerika yang Cari Masalah di Selat Hormuz

Ilustrasi armada angkatan laut Iran berpatroli di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak melintas di kejauhan. (Gemini AI) - Image

Ilustrasi armada angkatan laut Iran berpatroli di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak melintas di kejauhan. (Gemini AI)

JawaPos.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) meningkat tajam. Penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, yakni Mohsen Rezaei, melontarkan peringatan keras bahwa Iran siap menenggelamkan kapal-kapal Amerika jika Washington mencoba 'mengawasi' Selat Hormuz.

Pernyataan ini muncul di tengah situasi konflik yang masih rapuh. Saat ini, kedua pihak berada dalam masa gencatan senjata sementara selama dua pekan, setelah sebelumnya Iran menutup jalur pelayaran di Selat Hormuz selama lebih dari enam minggu.

Amerika Serikat sendiri diketahui tengah memberlakukan blokade militer di kawasan tersebut, yang merupakan salah satu jalur perdagangan minyak paling vital di dunia.
Dalam wawancara dengan televisi pemerintah Iran, Rezaei mempertanyakan langkah Washington.

"Trump ingin menjadi polisi Selat Hormuz. Apakah ini benar-benar pekerjaanmu? Apakah ini tugas tentara yang kuat seperti AS?" ujarnya.

Ia juga melontarkan ancaman terbuka terhadap kekuatan militer AS.

"Kapal-kapal Anda ini akan ditenggelamkan oleh rudal pertama kami dan telah menciptakan bahaya besar bagi militer AS. Mereka pasti bisa terkena rudal kita dan kita bisa menghancurkannya," kata Rezaei, yang tampil mengenakan seragam militer melansir Times of Israel.

Rezaei dikenal sebagai tokoh garis keras di tubuh Garda Revolusi Iran. Bahkan, ia menyebut kemungkinan invasi darat Amerika Serikat ke Iran justru akan menguntungkan Teheran.

"Akan sangat bagus jika Amerika Serikat melancarkan invasi darat ke Iran karena kita akan mengambil ribuan sandera dan kemudian untuk setiap sandera kita akan mendapatkan satu miliar dolar," kata dia.

Selain itu, ia juga menegaskan sikap pribadinya terhadap situasi saat ini.
"Saya sama sekali tidak mendukung perpanjangan gencatan senjata, dan ini adalah pandangan pribadi," tambahnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore