
Ilustrasi mimik wajah marah Donald Trump. (CNN)
JawaPos.com - Presiden AS Donald Trump mengancam untuk tidak membela Italia karena hubungan antara Washington dan Roma terus memburuk di tengah perselisihan mengenai perang Iran dan Paus Leo XIV.
"Italia tidak ada untuk kita, kita tidak akan ada untuk mereka!,” seru Trump di platform Truth Social miliknya seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (17/4).
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang dulunya sekutu dekat presiden AS, dalam beberapa hari terakhir berselisih dengan Trump di tengah semakin lebarnya jurang pemisah antara sekutu NATO yang dipicu oleh kritik vokal Trump terhadap Paus Leo XIV.
Trump sendiri sempat mengatakan bahwa dirinya terkejut bahwa Meloni tidak ingin membantu AS dalam perang melawan Iran. Pernyataan tersebut muncul setelah Meloni menyebut kemarahan Trump atas Paus Leo XIV tidak dapat diterima.
“Dia tidak dapat diterima karena dia tidak keberatan bahwa Iran memiliki senjata nuklir dan akan meledakkan Italia dalam dua menit jika mereka memiliki kesempatan,” kata Trump.
Paus telah berulang kali menyatakan solidaritas dengan warga Palestina di Gaza, menggambarkan kondisi di sana sebagai suatu hal yang tidak dapat diterima di tengah genosida Israel yang sedang berlangsung yang dimulai pada Oktober 2023 dan juga telah berbicara menentang perang AS-Israel terhadap Iran.
“Tolong beri tahu Paus Leo bahwa Iran telah membunuh setidaknya 42.000 demonstran tak bersenjata yang tidak bersalah dalam dua bulan terakhir, dan bahwa Iran memiliki bom nuklir sama sekali tidak dapat diterima,” kata Trump.
Di Italia sendiri, Meloni serta tokoh-tokoh oposisi telah mengkritik keras pernyataan Trump. Salah satunya dari Elly Schlein, sekretaris Partai Demokrat.
"Kita adalah lawan di ruangan ini, tetapi kita semua adalah warga negara Italia dan kita tidak akan menerima serangan atau ancaman terhadap pemerintah dan negara kita," tambahnya.
Meskipun Paus saat ini adalah orang Amerika, keberadaan Vatikan sebagai negara mikro di jantung Roma dan Katolik sebagai agama mayoritas di Italia membuat setiap serangan terhadap Paus hampir tampak seperti serangan terhadap Italia itu sendiri.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
