Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 April 2026 | 12.48 WIB

Hubungan AS–Italia Memanas: Trump Ultimatum Roma Soal Iran dan Paus Leo XIV 

Ilustrasi mimik wajah marah Donald Trump. (CNN) - Image

Ilustrasi mimik wajah marah Donald Trump. (CNN)

JawaPos.com - Presiden AS Donald Trump mengancam untuk tidak membela Italia karena hubungan antara Washington dan Roma terus memburuk di tengah perselisihan mengenai perang Iran dan Paus Leo XIV.

"Italia tidak ada untuk kita, kita tidak akan ada untuk mereka!,” seru Trump di platform Truth Social miliknya seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (17/4).

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang dulunya sekutu dekat presiden AS, dalam beberapa hari terakhir berselisih dengan Trump di tengah semakin lebarnya jurang pemisah antara sekutu NATO yang dipicu oleh kritik vokal Trump terhadap Paus Leo XIV.

Trump sendiri sempat mengatakan bahwa dirinya terkejut bahwa Meloni tidak ingin membantu AS dalam perang melawan Iran. Pernyataan tersebut muncul setelah Meloni menyebut kemarahan Trump atas Paus Leo XIV tidak dapat diterima.

“Dia tidak dapat diterima karena dia tidak keberatan bahwa Iran memiliki senjata nuklir dan akan meledakkan Italia dalam dua menit jika mereka memiliki kesempatan,” kata Trump.

Paus telah berulang kali menyatakan solidaritas dengan warga Palestina di Gaza, menggambarkan kondisi di sana sebagai suatu hal yang tidak dapat diterima di tengah genosida Israel yang sedang berlangsung yang dimulai pada Oktober 2023 dan juga telah berbicara menentang perang AS-Israel terhadap Iran.

“Tolong beri tahu Paus Leo bahwa Iran telah membunuh setidaknya 42.000 demonstran tak bersenjata yang tidak bersalah dalam dua bulan terakhir, dan bahwa Iran memiliki bom nuklir sama sekali tidak dapat diterima,” kata Trump.

Di Italia sendiri, Meloni serta tokoh-tokoh oposisi telah mengkritik keras pernyataan Trump. Salah satunya dari Elly Schlein, sekretaris Partai Demokrat.

"Kita adalah lawan di ruangan ini, tetapi kita semua adalah warga negara Italia dan kita tidak akan menerima serangan atau ancaman terhadap pemerintah dan negara kita," tambahnya.

Meskipun Paus saat ini adalah orang Amerika, keberadaan Vatikan sebagai negara mikro di jantung Roma dan Katolik sebagai agama mayoritas di Italia membuat setiap serangan terhadap Paus hampir tampak seperti serangan terhadap Italia itu sendiri.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore