
IRGC Kuasai Pesisir Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Memuncak. (UN News)
JawaPos.com - Pemerintah Jerman secara tegas meminta Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran krusial yang selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak global. Desakan ini muncul setelah Amerika Serikat (AS) mengancam akan menarik ribuan pasukannya dari NATO, buntut kekesalan Donald Trump dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menyampaikan langsung tuntutan tersebut dalam percakapan telepon dengan Menlu Iran Abbas Araghchi. Dalam pernyataannya, Wadephul menegaskan bahwa Jerman tetap mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi.
"Saya menekankan bahwa Jerman mendukung solusi yang dinegosiasikan," ujar Wadephul mengutip Daily Sabah.
Ia juga menegaskan bahwa sebagai sekutu dekat Amerika Serikat, Jerman memiliki tujuan yang sama, yakni Iran harus sepenuhnya dan dapat diverifikasi meninggalkan program senjata nuklirnya serta segera membuka kembali Selat Hormuz, sebagaimana juga didesak oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
Penutupan Selat Hormuz menjadi perhatian serius bagi Eropa. Sebelum konflik pecah, sekitar seperlima pasokan minyak dunia melintasi jalur tersebut.
Kondisi ini membuat negara-negara Eropa, termasuk Jerman, khawatir terhadap dampak lanjutan berupa gangguan pasokan energi dan lonjakan harga minyak global.
Upaya diplomatik Jerman juga dilakukan di tengah situasi negosiasi yang belum menunjukkan kemajuan berarti.
Setelah gencatan senjata diberlakukan pada awal April, kekhawatiran akan potensi eskalasi kembali justru semakin meningkat.
Presiden AS Donald Trump sendiri menyatakan akan meninjau proposal baru dari Teheran, namun meragukan bahwa usulan tersebut dapat diterima.
Ia bahkan menilai Iran 'belum membayar harga yang cukup besar' dalam konflik yang berlangsung.
Dari pihak Iran, Garda Revolusi menegaskan bahwa Amerika Serikat harus memilih antara menjalankan 'operasi yang mustahil' atau menerima 'kesepakatan buruk' dengan Republik Islam tersebut, menunjukkan masih kuatnya tarik ulur dalam proses negosiasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022