
Donald Trump menuding Paus Leo XIV membahayakan umat Katolik terkait sikap Vatikan terhadap konflik Iran / Foto: (The Guardian)
JawaPos.com — Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyita perhatian setelah ia menuding Paus Leo XIV “membahayakan umat Katolik” terkait sikap Vatikan yang menyerukan penghentian konflik dan dialog dalam perang Iran.
Tuduhan tersebut mencerminkan perbedaan pandangan yang semakin terbuka antara Washington dan Vatikan mengenai cara merespons eskalasi konflik di Timur Tengah. Trump menilai pendekatan Paus terlalu lunak terhadap Iran, sementara Vatikan tetap menegaskan posisi konsisten dalam menolak perang dan mendorong penyelesaian damai melalui dialog.
Dilansir dari The Guardian, Rabu (6/5/2026), pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan pembawa acara radio konservatif Hugh Hewitt di jaringan Salem News. Dalam kesempatan itu, Trump menegaskan bahwa Paus “seolah menganggap tidak masalah jika Iran memiliki senjata nuklir”, meskipun klaim tersebut tidak pernah secara eksplisit dinyatakan oleh pihak Vatikan.
Lebih lanjut, Trump menyampaikan kekhawatirannya dengan menyebut, “Saya pikir dia membahayakan banyak umat Katolik dan banyak orang.” Ia juga menambahkan bahwa dalam pandangannya, sikap Paus terhadap konflik Iran berpotensi melemahkan posisi keamanan global yang selama ini didorong oleh Amerika Serikat.
Namun, Paus Leo XIV tidak pernah menyatakan dukungan terhadap kepemilikan senjata nuklir oleh Iran. Sebaliknya, ia secara konsisten menyerukan penghentian konflik bersenjata, termasuk perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta eskalasi di Lebanon dan kawasan Timur Tengah yang lebih luas. Vatikan juga terus mendorong pendekatan dialog sebagai jalan keluar utama.
Di tengah situasi tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan bertemu dengan Paus Leo XIV di Vatikan. Pertemuan ini dipandang sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan yang meningkat setelah serangkaian pernyataan keras dari Trump terhadap pemimpin Gereja Katolik tersebut.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Takhta Suci, Brian Burch, menyebut pertemuan tersebut diharapkan berlangsung secara terbuka dan konstruktif. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan antarnegara tidak harus menjadi sumber konflik, melainkan dapat diselesaikan melalui dialog yang jujur dan langsung.
Meski demikian, Burch menolak anggapan bahwa hubungan Washington dan Vatikan sedang berada dalam kondisi retak. Ia menilai kunjungan Rubio justru menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman bersama terkait perbedaan kebijakan luar negeri masing-masing pihak.
Kunjungan Rubio tersebut juga bertepatan dengan momentum satu tahun masa kepemimpinan Paus Leo XIV. Sebelumnya, Trump telah beberapa kali melontarkan kritik terhadap Paus, termasuk menyebutnya tidak menjalankan peran kepemimpinan secara optimal, yang semakin memperburuk tensi komunikasi kedua pihak.
Di sisi lain, Rubio menegaskan bahwa kunjungannya ke Vatikan tidak secara khusus dimaksudkan untuk meredakan ketegangan dengan Paus, melainkan merupakan agenda yang telah direncanakan sebelumnya. Meski demikian, ia mengakui bahwa sejumlah isu strategis, termasuk kebijakan luar negeri dan konflik global, tetap akan dibahas secara terbuka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
