
Presiden Rusia Vladimir Putin mulai melunak dengan membuka peluang bertemu Volodymyr Zelenskyy di luar Rusia setelah kesepakatan damai permanen tercapai / Foto: (Al Jazeera)
JawaPos.com — Presiden Rusia Vladimir Putin untuk pertama kalinya mengisyaratkan bahwa perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina mulai mendekati fase akhir.
Pernyataan itu disampaikan setelah rangkaian peringatan Hari Kemenangan Rusia di Moskwa, ketika Kremlin juga membuka kemungkinan pertemuan langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di negara ketiga sebagai bagian dari proses perdamaian.
Dalam pernyataannya kepada wartawan di Kremlin pada Sabtu, Putin mengungkapkan optimismenya bahwa konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun itu dapat segera memasuki tahap penyelesaian politik. “Saya pikir persoalan ini sedang menuju akhir,” ujar Putin dalam pernyataan yang menunjukkan perubahan nada diplomatik dibanding retorika keras Moskwa dalam beberapa tahun terakhir.
Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (10/5/2026), pernyataan tersebut muncul bersamaan dengan dimulainya gencatan senjata rapuh selama tiga hari yang dimediasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Meski kedua pihak masih saling menuduh terjadi pelanggaran kecil, tidak adanya serangan besar selama masa jeda tempur itu membuka ruang diplomatik baru dalam konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.
Lebih lanjut, Putin menegaskan dirinya bersedia bertemu langsung dengan Zelenskyy, tetapi hanya apabila seluruh pokok kesepakatan damai telah dirampungkan terlebih dahulu oleh para negosiator kedua negara. Menurut Putin, pertemuan tingkat tinggi tersebut tidak boleh sekadar simbolis, melainkan menjadi tahap final untuk mengesahkan perjanjian damai jangka panjang.
“Pertemuan di negara ketiga memungkinkan dilakukan, tetapi hanya jika kesepakatan akhir mengenai traktat damai sudah tercapai,” kata Putin. Ia juga menambahkan bahwa perjanjian tersebut harus dirancang untuk “perspektif sejarah jangka panjang,” yang mengindikasikan bahwa Moskwa menginginkan jaminan keamanan dan pengaturan wilayah yang bersifat permanen sebelum konflik benar-benar diakhiri.
Sikap itu sekaligus menunjukkan perubahan penting dalam pendekatan Kremlin. Sebelumnya, Rusia cenderung menolak pembicaraan langsung tanpa syarat yang menguntungkan Moskwa. Kini, untuk pertama kalinya Putin secara terbuka menyatakan kesediaannya bertemu Zelenskyy di luar wilayah Rusia, meskipun tetap menempatkan syarat ketat terkait substansi perundingan damai.
Di sisi lain, Putin juga menyampaikan apresiasinya kepada Amerika Serikat atas keterlibatannya dalam memfasilitasi proses diplomatik yang sedang berlangsung. Meski demikian, ia menekankan bahwa penyelesaian akhir tetap harus diputuskan langsung oleh Rusia dan Ukraina. Pernyataan itu memperlihatkan upaya Kremlin menjaga keseimbangan antara membuka jalur negosiasi dan mempertahankan posisi strategisnya dalam konflik.
Perubahan nada Putin juga terlihat setelah parade Hari Kemenangan Rusia di Lapangan Merah yang tahun ini berlangsung lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tidak seperti biasanya yang dipenuhi demonstrasi tank dan rudal balistik antarbenua, pemerintah Rusia lebih banyak menggunakan layar raksasa untuk menampilkan rekaman persenjataan militernya.
Dalam pidato sebelumnya di hadapan tentara Rusia, Putin masih menggambarkan perang sebagai perjuangan “adil” melawan kekuatan “agresif” yang didukung NATO. Namun, nada yang ia gunakan beberapa jam kemudian di hadapan media jauh lebih lunak dan diplomatis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022