
Smart glasses yang kini menjadi simbol persaingan baru di era teknologi AI / Foto: (The Verge)
JawaPos.com — Persaingan teknologi perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan memasuki fase baru ketika Tiongkok mulai menunjukkan akselerasi signifikan yang menantang dominasi Meta di pasar global.
Smart glasses kini berkembang dari sekadar perangkat gaya hidup menjadi arena strategis dalam perebutan masa depan komputasi personal yang juga melibatkan ekosistem besar para raksasa teknologi global.
Meta melalui Ray-Ban Meta AI masih memimpin pasar Amerika Serikat dalam kategori kacamata pintar berbasis AI. Namun posisi tersebut mulai menghadapi tekanan dari inovasi cepat yang datang dari Tiongkok, khususnya Alibaba yang memperluas integrasi kecerdasan buatan ke perangkat wearable.
Dilansir dari Gizmodo, Selasa (12/5/2026), Alibaba memperbarui Qwen AI Glasses S1 dengan peningkatan signifikan pada kemampuan AI serta integrasi ekosistem digital yang lebih luas, menjadikannya salah satu kompetitor paling agresif di sektor ini
Alibaba memperkenalkan konsep proactive AI, yaitu sistem yang tidak hanya menunggu perintah pengguna, tetapi juga secara aktif memberikan rekomendasi berdasarkan konteks seperti cuaca, lokasi, dan kalender pribadi.
Dalam pendekatan ini, perangkat dapat memberikan peringatan seperti membawa payung saat hujan diprediksi atau mengingatkan pengguna memperbaiki postur tubuh saat bekerja dalam waktu lama. Sistem ini menggeser smart glasses dari perangkat pasif menjadi asisten digital aktif.
Selain itu, Alibaba mengembangkan kemampuan berbasis data yang lebih kompleks, termasuk penggunaan riwayat pembelian untuk memberikan rekomendasi gaya hidup, hingga analisis lalu lintas real-time untuk menentukan waktu terbaik pulang kerja.
Penguatan tren tersebut juga tercermin dalam laporan Reuters terkait ekosistem kecerdasan buatan Alibaba. Dalam publikasi itu disebutkan, “Hal ini akan memungkinkan konsumen untuk menelusuri, membandingkan, dan membeli barang melalui aplikasi Qwen dengan cara berbicara dengan agen kecerdasan buatan, alih-alih menavigasi daftar produk secara manual.”
Di sisi lain, analisis The Verge mengenai pengembangan awal perangkat serupa menyoroti pendekatan berbeda yang diambil Alibaba dalam strategi perangkat berbasis AI. Dalam ulasannya disebutkan, “Pergerakan Alibaba dalam mendorong aktivitas belanja berbasis AI menunjukkan adanya kesenjangan antara platform e-commerce Tiongkok dan Barat; model Tiongkok memungkinkan kecerdasan buatan tertanam langsung dalam transaksi yang berlangsung secara real-time.”
Perbedaan pendekatan tersebut turut tercermin dalam perluasan fungsi ekosistem Qwen yang tidak hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga pada integrasi layanan digital harian. Qwen AI Glasses S1, misalnya, dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas seperti pemesanan transportasi, layanan pengantaran makanan, perencanaan perjalanan, pencarian ulasan, hingga pembelian tiket film.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
