
Roket Long March-4C meluncurkan satelit pendeteksi gas rumah kaca berpresisi tinggi dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuqua / Foto: (Xinhua)
JawaPos.com — Tiongkok mempercepat pemanfaatan teknologi antariksa untuk memperkuat sistem pemantauan emisi karbon, seiring meningkatnya kebutuhan data yang lebih akurat dalam kebijakan iklim global. Penguatan ini terlihat dari peluncuran berbagai instrumen dan satelit pemantau gas rumah kaca yang kini terhubung dengan sistem observasi luar angkasa nasional.
Upaya tersebut berlanjut dengan pengiriman muatan ilmiah ke stasiun luar angkasa melalui wahana kargo Tianzhou-10. Muatan ini membawa perangkat deteksi emisi beresolusi tinggi yang mampu mengukur karbon dioksida dan metana dari sumber-sumber emisi utama di berbagai wilayah dunia.
Perangkat tersebut dirancang untuk menghasilkan data berfrekuensi tinggi yang digunakan dalam sistem pelaporan, verifikasi, serta pemantauan perubahan konsentrasi gas rumah kaca secara lebih presisi.
Baca Juga:Tiongkok Kembangkan Baterai Lithium-Sulfur Revolusioner, Waktu Terbang Drone Bisa Melonjak
Dilansir dari Xinhua, Rabu (13/5/2026), National Space Science Center di bawah Chinese Academy of Sciences menyampaikan, “Peralatan ini akan memberikan dukungan data yang kuat bagi inisiatif ‘dual carbon’ Tiongkok serta memperkuat peran data satelit Tiongkok dalam pemantauan dan respons global terhadap perubahan iklim.”
Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan Tiongkok yang menargetkan puncak emisi karbon sebelum 2030 dan mencapai netral karbon pada 2060. Dalam kerangka itu, sistem pemantauan berbasis satelit diposisikan sebagai instrumen kunci untuk memperkuat akurasi kebijakan iklim dan mengurangi ketergantungan pada estimasi berbasis aktivitas yang selama ini digunakan.
Dalam perkembangan sebelumnya, Tiongkok juga meluncurkan satelit pemantau gas rumah kaca berbasis lidar atmosfer yang disebut sebagai sistem deteksi gabungan aktif-pasif pertama di dunia. Inovasi tersebut memperluas kemampuan observasi atmosfer dengan pendekatan yang lebih komprehensif terhadap dinamika emisi global.
Pada 2022, Tiongkok telah mengorbitkan satelit pemantauan lingkungan atmosfer yang pada 2024 berhasil mencapai kemampuan deteksi konsentrasi karbon dioksida dengan akurasi hingga 1 ppm serta beroperasi secara kontinu secara global. Capaian ini memperkuat basis data jangka panjang untuk analisis perubahan emisi lintas wilayah.
Tonggak penting lainnya terjadi pada 2016 ketika satelit TanSat diluncurkan ke orbit sinkron matahari sebagai pionir pemantauan karbon dioksida global. Data dari misi ini kemudian dimanfaatkan dalam kerja sama ilmiah internasional, termasuk kolaborasi riset dengan Finlandia yang memperluas validasi data lintas negara.
Di sisi kebijakan, Tiongkok juga telah mengoperasikan pasar perdagangan karbon nasional sejak 2021 yang kini berkembang menjadi yang terbesar di dunia berdasarkan total volume emisi yang diperdagangkan. Sistem ini menuntut peningkatan signifikan dalam akurasi penghitungan emisi, di mana data satelit mulai mengambil peran menggantikan pendekatan konvensional berbasis estimasi.
Menjawab kebutuhan tersebut, Zhu Wenshan dari China Aerospace Science and Technology Corporation menyoroti keterbatasan metode pemantauan yang selama ini digunakan. Dia menyatakan, “Meskipun satelit meteorologi seperti Gaofen dan Fengyun memiliki fungsi pemantauan karbon, akurasinya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan komprehensif dalam pelacakan emisi gas rumah kaca secara sistematis.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022