Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)
JawaPos.com - Iran menegaskan tidak akan mundur menghadapi ancaman Amerika Serikat (AS) dan siap melanjutkan pertempuran hingga kemenangan penuh tercapai. Pernyataan keras itu disampaikan langsung oleh Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Amir Hatami, di tengah meningkatnya tensi kawasan dan ancaman lanjutan perang dari Washington.
Hatami menegaskan angkatan bersenjata Iran berada dalam kondisi siap penuh untuk menghadapi berbagai ancaman, termasuk kemungkinan eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
“Iran akan melanjutkan perjuangan hingga kemenangan penuh tercapai,” kata Hatami mengutip Dunya News.
Ia menyebut kekuatan keyakinan menjadi faktor utama yang membuat militer Iran mampu menghadapi tekanan militer negara-negara besar. Hatami bahkan menyinggung kemampuan jet tempur F-5 Iran yang sebelumnya mampu menembus wilayah pertahanan militer Amerika Serikat di Kuwait meski dijaga sistem pertahanan canggih.
Menurut dia, Iran tidak akan membiarkan ancaman asing mengganggu kedaulatan nasional maupun integritas wilayah negara tersebut.
Hatami juga memastikan seluruh kekuatan militer Iran akan digunakan untuk mempertahankan negara. Ia juga menegaskan 'misi suci' tersebut akan terus dijalankan dengan seluruh energi dan sumber daya yang dimiliki.
“Kami akan melanjutkan tugas ini hingga tetes darah terakhir,” ujarnya.
Di sisi lain, di tengah memanasnya situasi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Teheran terhadap Amerika Serikat. Menurutnya, pesan-pesan yang saling bertentangan dari Washington justru memperumit jalur diplomasi.
Berbicara di New Delhi saat menghadiri pertemuan menteri luar negeri BRICS, Araghchi mengatakan Iran masih berupaya menjaga gencatan senjata demi memberi ruang bagi diplomasi. Namun, ia menilai ada sejumlah kekuatan yang berusaha menggagalkan proses perundingan.
Araghchi juga menepis anggapan bahwa upaya mediasi Pakistan telah gagal di tengah ketegangan regional yang terus berlangsung.
“Misi Pakistan belum gagal,” kata Araghchi kepada wartawan.
Ia menegaskan Iran tetap membuka pintu dialog, tetapi hanya jika pihak lawan menunjukkan keseriusan dan sikap adil dalam negosiasi.
“Iran tidak memiliki kepercayaan terhadap Amerika Serikat,” tegasnya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
