
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)
JawaPos.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan, Iran fokus mengupayakan cara terbaik untuk melindungi kepentingan nasionalnya dalam perundingan dengan Amerika Serikat (AS), daripada menanggapi setiap komentar pejabat AS.
“Kami memiliki hal-hal yang jauh lebih penting untuk ditangani, dan jika kami menghabiskan waktu untuk menanggapi unggahan, foto, dan pernyataan media pihak lain, kami tidak akan dapat fokus pada prioritas tersebut,” kata Baqaei dalam konferensi pers, dilansir dari Antara, Senin (25/5).
“Kami berkonsentrasi merumuskan dan mengembangkan pendekatan terbaik guna melindungi kepentingan nasional Iran,” ucapnya,
Pernyataan tersebut disampaikan Baqaei saat menjawab pertanyaan IRNA mengenai alasan pejabat Iran tidak menanggapi berbagai unggahan dan komentar pejabat AS terkait Iran di media sosial.
“Jika diperlukan, kami akan merespons. Kami memiliki gaya dan pendekatan sendiri, dan tidak akan meniru metode musuh. Sebagai bangsa yang beradab, mampu, dan kuat, kami akan merespons musuh kapan pun diperlukan, dan kami telah melakukannya,” tambahnya.
Menanggapi pertanyaan soal jaminan perdamaian jangka panjang Iran-AS di tengah ancaman militer Presiden Donald Trump, Baqaei menyebut kekuatan, pengalaman, dan ketegasan Iran dalam menghadapi agresor menjadi jaminan utama bagi stabilitas dan keberlanjutan perdamaian.
“Para negosiator dan aparat diplomatik merupakan bagian dari struktur negara dan memiliki tanggung jawab yang jelas di arena diplomatik. Saat ini, fokus perundingan adalah mengakhiri perang, dan pada tahap ini kami belum membahas rincian isu nuklir,” ucapnya.
Ia juga mengatakan perkembangan dalam beberapa hari terakhir yang menunjukkan kemajuan dalam perundingan Teheran-Washington merupakan hasil upaya mediasi selama berminggu-minggu oleh Pakistan dan beberapa negara lainnya.
“Dapat dikatakan bahwa kami telah mencapai pemahaman dalam banyak isu. Namun apakah itu berarti kesepakatan akan segera tercapai adalah sesuatu yang tidak dapat diklaim oleh siapa pun pada tahap ini,” kata Baqaei.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
