
Peta Selat Hormuz yang diterbitkan oleh Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di wilayah yang dikuasai oleh Angkatan Bersenjata Iran, 4 Mei 2026 (Screenshot/X/@IranIntl_En)
JawaPos.com - Otoritas Selat Teluk Persia Iran, menegaskan bahwa sanksi AS yang menargetkan badan tersebut tidak akan membantu Washington mendapatkan kendali atas Selat Hormuz. Badan tersebut mengutuk sanksi tersebut dan mengatakan bahwa menjadi sasaran negara "yang presidennya membanggakan pembajakan" adalah tanda kinerja positifnya.
"Anda gagal mendapatkan kendali atas Selat Hormuz melalui cara militer dan diplomasi, dan Anda juga tidak akan mencapainya melalui sanksi," tulisnya di akun media sosial X, dilansir dari Antara, Sabtu (30/5).
Badan tersebut menambahkan bahwa meskipun ada tindakan provokatif AS di Teluk dan Teluk Oman, mereka terus, tanpa gangguan, meninjau permintaan transit dan mengeluarkan izin lewat kepada kapal-kapal yang tidak bermusuhan.
Mereka juga mengatakan akan segera merilis statistik yang mencakup bulan pertama operasi.
Departemen Keuangan AS memberikan sanksi kepada badan tersebut pada Rabu (27/5), menuduhnya bertindak sebagai perpanjangan tangan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dengan memaksa kapal-kapal komersial membayar bea masuk untuk melewati Selat Hormuz.
AS mengatakan bahwa badan tersebut memaksa kapal-kapal untuk membayar apa yang digambarkan sebagai pungutan ilegal dan menyerahkan informasi sensitif sebagai imbalan atas jalur aman melalui jalur air strategis tersebut, dengan dana yang diduga disalurkan langsung ke IRGC.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan sanksi tersebut merupakan bagian dari upaya Washington untuk meningkatkan tekanan pada Iran, memperingatkan bahwa entitas yang bekerja sama dengan otoritas tersebut dapat menghadapi risiko sanksi.
Ketegangan di Timur Tengah telah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari.
Teheran membalas dengan serangan yang menargetkan Israel serta sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
