
Ilustrasi kapal tanker di Selat Hormuz. (Hum English)
JawaPos.com - Militer Iran mengumumkan Selat Hormuz ditutup sepenuhnya untuk aktivitas pelayaran. Hal ini menyusul meningkatkan ketegangan dan permusuhan di kawasan antara Teheran dan Washington.
Dilansir dari Antara, Kamis (11/6), melalui siaran televisi nasional Iran, Markas Besar Khatam Al-Anbiya mengatakan, jalur laut yang strategis tersebut ditutup untuk semua kapal, termasuk kapal tanker dan kapal dagang, karena apa yang mereka sebut sebagai ketidakamanan di kawasan.
Militer Iran memperingatkan bahwa "pergerakan apapun" di Selat Hormuz akan menjadi sasaran tembak.
Keputusan tersebut dibuat menyusul berlanjutnya "agresi Amerika" serta serangan Amerika Serikat baru-baru ini terhadap Provinsi Hormozgan di Iran selatan.
Markas Besar Khatam Al-Anbiya juga membantah klaim AS bahwa kapal-kapal masih bisa melintasi Selat Hormuz.
Adapun sebelumnya media Iran melaporkan terjadinya ledakan, aktivasi sistem pertahanan udara, dan serangan udara di sejumlah titik di Iran selatan, termasuk Bandar Abbas, Minab, Jask, Qeshm, dan Sirik.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan AS telah melancarkan serangan "membela diri" tambahan terhadap target-target di Iran.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
