
Kapal dan perahu di Selat Hormuz. (REUTERS/Stringer)
JawaPos.com - Iran menegaskan pelayaran melalui Selat Hormuz masih memerlukan koordinasi dengan Teheran, meskipun telah tercapai kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik yang berlangsung sejak akhir Februari 2026.
Dilansir dari Antara, Jumat (19/6), Televisi pemerintah Iran, Kamis (18/6) melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) masih memberlakukan persyaratan koordinasi dengan angkatan lautnya bagi kapal-kapal yang ingin melintasi jalur perairan strategis tersebut.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Rabu (17/6) menandatangani nota kesepakatan (MoU) yang bertujuan mengakhiri konflik antara Teheran dan Washington yang dimulai pada akhir Februari.
Berdasarkan isi kesepakatan yang dipublikasikan kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Teheran akan berupaya semaksimal mungkin menjamin pelayaran aman bagi kapal-kapal komersial tanpa biaya selama 60 hari di jalur antara Teluk Persia dan Teluk Oman.
Dokumen tersebut menyebutkan bahwa pelayaran komersial akan kembali dibuka segera. Namun, pemulihan penuh lalu lintas pelayaran akan dilakukan dalam waktu 30 hari dengan syarat hambatan teknis dan militer telah diatasi serta operasi pembersihan ranjau oleh Iran selesai dilaksanakan.
Dalam dokumen itu juga disebutkan bahwa Iran akan mengadakan pembicaraan dengan Kesultanan Oman mengenai pengelolaan dan layanan maritim Selat Hormuz di masa depan sesuai hukum internasional yang berlaku dan hak kedaulatan negara-negara pesisir.
Selain itu, Teheran juga akan berkonsultasi dengan negara-negara lain yang berbatasan dengan Teluk Persia.
Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Amerika Serikat akan mencabut blokade laut yang diberlakukan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Tak lama setelah Amerika Serikat dan Israel memulai serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran menutup Selat Hormuz.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022