
Ilustrasi rangkaian upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei dimulai. (AP News).
JawaPos.com - Iran bersiap menggelar prosesi pemakaman akbar Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang berlangsung selama beberapa hari mulai Sabtu.
Pemerintah memperkirakan jutaan warga akan memadati jalan-jalan Teheran dalam prosesi yang bukan hanya menjadi penghormatan terakhir bagi pemimpin berusia 86 tahun itu, tetapi juga menjadi ajang unjuk kekuatan politik dan militer Republik Islam di tengah ketegangan dengan Israel dan Amerika Serikat.
Menjelang prosesi pemakaman, berbagai spanduk dipasang di ibu kota Teheran yang menyerukan masyarakat untuk bersatu mendukung Republik Islam setelah perang yang menewaskan Khamenei.
Pemerintah berharap besarnya partisipasi publik dapat memperkuat posisi Iran di tengah negosiasi dengan Amerika Serikat mengenai penghentian perang secara permanen, sekaligus mengirim pesan bahwa negara tersebut tetap solid meski baru saja mengalami konflik bersenjata.
Melansir AP News, prosesi ini diperkirakan mengingatkan pada pemakaman Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1989 yang dihadiri jutaan warga Iran.
Salah seorang sukarelawan, Mohammad Hossein Rezaei, mengatakan masyarakat Iran akan tetap mempertahankan prinsip yang selama ini dipegang oleh Republik Islam.
"Selama orang-orang yang dipilih oleh Tuhan ini masih berada di garis depan, kami pasti akan melanjutkan kebijakan 'tidak pada penghinaan' yang didirikan oleh Republik Islam," ujar Rezaei.
Ia menambahkan, Iran akan tetap mempertahankan kebijakan independensinya.
"Kami akan terus menjalankan kebijakan mengejar kemerdekaan, keputusan akan dibuat di dalam negeri, dan rakyat akan menentukan nasib mereka sendiri," katanya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
