
Wakil Presiden AS JD Vance bersama delegasi tingkat tinggi Iran di pertemuan di Swiss. (ABC News).
JawaPos.com - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengungkap tudingan serius terhadap sejumlah pejabat Israel. Ia menilai ada pihak di dalam pemerintahan Israel yang berupaya memengaruhi opini publik Amerika Serikat agar konflik dengan Iran terus berlanjut tanpa batas waktu.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang memicu aksi saling serang di kawasan Timur Tengah serta memperburuk situasi keamanan di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi perdagangan energi dunia.
Dalam wawancara di podcast bersama Joe Rogan pada Rabu (15/7), Vance mengatakan pemerintah AS meyakini ada kelompok tertentu di Israel yang berusaha mendorong Washington tetap terlibat dalam perang melawan Iran.
"Ada segelintir orang di sistem (pemerintahan Israel) yang kami yakini tanpa sedikit pun keraguan sedang memanipulasi dan berusaha mengubah opini publik Amerika agar perang [dengan Iran] terus berlanjut tanpa batas waktu," kata Vance dikutip dari ANTARA.
Meski melontarkan kritik tersebut, Vance menegaskan Presiden Donald Trump tetap akan mengambil tindakan militer terhadap Iran berdasarkan kepentingan nasional Amerika Serikat, bukan karena tekanan dari Israel.
Menurutnya, Trump memiliki keyakinan bahwa Iran tidak boleh dibiarkan memiliki senjata nuklir sehingga operasi militer terhadap Teheran tetap dijalankan.
Di sisi lain, laporan Al-Monitor yang mengutip sumber keamanan Israel menyebut pemerintah Israel mulai khawatir pemerintahan Trump mengubah prioritas strateginya.
Washington disebut lebih fokus menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz dibanding melanjutkan upaya menghancurkan program nuklir Iran.
Perubahan fokus tersebut terjadi di tengah eskalasi konflik yang terus meningkat sejak awal Juli.
Militer Amerika Serikat telah beberapa kali melancarkan serangan terhadap Iran sejak 8 Juli. Pusat Komando Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi itu merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
