
Donald Trump. (@realdonaldtrump/Instagram)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memutuskan menghentikan sementara serangan udara ke Iran dengan alasan ingin memberi ruang bagi upaya diplomasi.
Keputusan itu diambil setelah hampir lima bulan konflik berlangsung dan di tengah laporan bahwa Washington juga mulai menghadapi tekanan akibat menipisnya stok sejumlah amunisi pertahanan.
Jeda operasi militer tersebut memunculkan harapan baru bagi terbukanya kembali jalur perundingan antara Washington dan Teheran. Selama akhir pekan, Iran tidak lagi menjadi sasaran serangan udara AS, sementara tidak ada laporan mengenai serangan balasan Iran terhadap negara-negara yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika di kawasan.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mike Waltz, mengatakan keputusan Trump merupakan bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada proses diplomasi.
"Dia memberikan ruang untuk berbicara, dia memberikan sedikit ruang," kata Waltz kepada Fox News.
Meski demikian, Waltz tidak menjelaskan secara rinci bentuk maupun pihak yang terlibat dalam pembicaraan tersebut.
Trump Pilih Diplomasi Setelah 13 Hari Serangan Berturut-turut
Penghentian sementara operasi dilakukan setelah Pentagon melancarkan serangan selama 13 malam berturut-turut terhadap sejumlah target di Iran. Sejak jeda diberlakukan, situasi relatif lebih tenang dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.
Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan presiden sejak awal sebenarnya lebih mengutamakan penyelesaian melalui jalur diplomasi.
"Dia selalu jelas bahwa preferensinya adalah diplomasi, tetapi dia telah menunjukkan kepada Iran apa yang akan terjadi jika mereka gagal untuk datang ke meja dengan cara yang serius."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022