Pemukim Israel di Tepi Barat Jalur Gaza membakar dua buah masjid. (BBC)
JawaPos.com - Dua masjid di wilayah Tepi Barat Gaza, Palestina yang diduduki pemukim Israel dibakar dalam serangan yang diduga dilakukan pemukim Israel pada Minggu (27/7) waktu setempat. Insiden ini terjadi di tengah lonjakan kekerasan yang dalam beberapa hari terakhir menewaskan empat warga Palestina dan dua tentara Israel, sekaligus memicu kekhawatiran eskalasi konflik semakin meluas.
Serangan menyasar Masjid di desa Qusra dan Kour, wilayah utara Tepi Barat. Kedua bangunan mengalami kerusakan parah akibat kebakaran dan ledakan yang terjadi pada dini hari.
Peristiwa tersebut kembali memicu sorotan terhadap meningkatnya aksi kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina. Sejumlah kelompok Palestina dan oposisi Israel menuding pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu gagal mengambil tindakan tegas terhadap pelaku, sehingga memperburuk situasi keamanan di Tepi Barat.
Di Masjid Qusra, pelaku meninggalkan grafiti bertuliskan "revenge Benayahu" yang diduga merujuk kepada Benayahu Mellet, seorang petugas keamanan permukiman Israel yang tewas dalam bentrokan pada Jumat (24/7). Selain itu, terdapat tulisan "Tanah Israel ditebus dengan darah" di dinding masjid.
Ahmed Abu Mahmoud (64), warga yang tinggal di dekat masjid, mengaku terbangun sekitar pukul 03.00 dini hari setelah mendengar suara mencurigakan.
"Saya melihat masjid sudah terbakar. Apinya terlalu besar untuk saya padamkan sendiri sehingga saya memanggil bantuan," kata Mahmoud.
Ia juga mengaku sempat melihat pasukan Israel datang ke lokasi.
"Militer datang ke sini, melihat dengan mata mereka sendiri, lalu pergi," ujarnya dikutip AP News.
Sementara itu, rekaman kamera pengawas dari desa Kour yang diperoleh Associated Press memperlihatkan tiga orang berpakaian sipil meledakkan pintu masuk masjid pada tengah malam. Meski mengalami kerusakan, warga tetap melaksanakan salat berjamaah di masjid tersebut pada Minggu.
Militer Israel menyatakan tengah bekerja sama dengan kepolisian untuk menyelidiki insiden pembakaran dua masjid tersebut.
"Pasukan keamanan dengan tegas mengutuk insiden semacam ini, termasuk tindakan yang merusak tempat ibadah, dan akan terus bertindak tegas untuk menjaga keamanan serta ketertiban umum di wilayah tersebut," demikian pernyataan militer Israel.
Namun, berbagai organisasi hak asasi manusia menilai penyelidikan terhadap kekerasan yang dilakukan pemukim Israel jarang berujung pada penangkapan maupun proses hukum terhadap pelaku.
Di sisi lain, militer Israel memperluas operasi keamanan di Tepi Barat dengan menutup sejumlah jalan utama, membatasi akses menuju sebuah rumah sakit yang disebut menjadi lokasi persembunyian dua militan Palestina, serta menangkap lebih dari 70 warga Palestina sepanjang akhir pekan.
Militer juga mengumumkan telah menyegel rumah dua warga Palestina yang dituduh terlibat dalam penembakan yang menewaskan dua tentara Israel. Penyegelan dilakukan sebagai persiapan pembongkaran rumah, sebuah kebijakan yang menurut Israel bertujuan mencegah serangan serupa di masa depan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022