
Seorang staf asal Filipina menjalani tugas pertamanya sebagai petugas kebersihan rumah tangga di Musashino, Tokyo, pada Februari 2026. (Kyodo)
JawaPos.com - Jasa rumah tangga yang mempekerjakan pekerja asal Filipina semakin diminati di Jepang di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan bantuan pekerjaan domestik. Dalam satu dekade terakhir, salah satu penyedia layanan bahkan mencatat jumlah tenaga kerjanya hampir dua kali lipat.
Seperti dilansir Kyodo, Sabtu (1/8), tren tersebut berkembang sejak pemerintah Jepang pada 2016 mulai mengizinkan warga negara asing bekerja sebagai tenaga rumah tangga di kawasan strategis nasional. Pekerja asal Filipina menjadi pilihan utama karena dikenal ramah, tekun, dan telah memiliki pengalaman di bidang tersebut.
Salah seorang pekerja asal Filipina memulai tugas pertamanya di rumah pelanggan pada Februari lalu, sekitar sebulan setelah tiba di Jepang. Ia mendengarkan dengan saksama penjelasan pelanggan mengenai penggunaan alat kebersihan dan urutan pemakaian cairan pembersih, sambil mencatat setiap instruksi yang disampaikan dalam campuran bahasa Inggris dan Jepang.
"Pekerja asal Filipina ramah, mudah diajak berkomunikasi, dan bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga saya merasa tenang," ujar pelanggan tersebut.
Sebelum 2015, hanya rumah tangga tertentu, seperti milik diplomat asing, yang diizinkan mempekerjakan pekerja rumah tangga dari luar negeri. Namun, perubahan aturan pada tahun itu membuka peluang bagi tenaga kerja asing untuk bekerja di wilayah tertentu sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi perempuan di dunia kerja sekaligus mengatasi kekurangan tenaga kerja di sektor jasa rumah tangga.
Setelah aturan direvisi, perusahaan Pinay International Co. yang berbasis di Tokyo mulai merekrut pekerja rumah tangga asal Filipina secara khusus. Saat ini perusahaan tersebut mempekerjakan lebih dari 200 pekerja penuh waktu yang melayani pelanggan di Tokyo, Prefektur Kanagawa, Osaka, dan Hyogo.
Perusahaan merekrut calon pekerja langsung dari Filipina serta memberikan pelatihan menyeluruh sebelum dan sesudah mereka tiba di Jepang. Selain pelatihan kerja, perusahaan juga membantu kebutuhan sehari-hari mereka, termasuk penyediaan tempat tinggal.
"Kehadiran talenta asing yang aktif bekerja kemungkinan akan ikut menghidupkan kembali Jepang," ujar Chief Executive Officer (CEO) Pinay International Tetsuya Moteki.
Survei Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang menunjukkan pasar jasa rumah tangga terus berkembang seiring bertambahnya jumlah keluarga dengan suami dan istri yang sama-sama bekerja. Untuk menjaga kualitas layanan, kementerian juga menerapkan sistem sertifikasi bagi penyedia jasa agar masyarakat lebih mudah memilih perusahaan yang terpercaya.
Saat ini sekitar 20 perusahaan telah terdaftar dalam sistem tersebut, termasuk perusahaan jasa rumah tangga besar Duskin Co. dan Bears Co. Bears menyebut telah mempekerjakan lebih dari 200 pekerja asal Filipina sejak 2017.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022