Kapal induk Cavour milik Italia. (Wikipedia)
JawaPos.com - Italia akan memperkuat kehadirannya di kawasan Indo-Pasifik dengan terus mengerahkan kapal perang ke Jepang. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya aktivitas maritim Tiongkok dan upaya memperdalam kerja sama keamanan dengan Tokyo.
Seperti dilansir Kyodo, Jumat (7/8), Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan kapal patroli angkatan laut Italia dijadwalkan singgah di Yokosuka, Prefektur Kanagawa, dekat Tokyo, pada September mendatang.
Menurut Tajani, kawasan Indo-Pasifik kini memiliki arti strategis yang semakin besar, tidak hanya bagi Italia tetapi juga bagi komunitas internasional. Karena itu, Roma berkomitmen memperkuat kehadirannya di kawasan tersebut.
Italia dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan dukungannya terhadap kebebasan navigasi di Indo-Pasifik. Salah satunya dengan mengirim kapal induk Cavour ke Jepang untuk pertama kalinya pada 2024.
Dengan merujuk pada meningkatnya aktivitas Tiongkok, Tajani menegaskan penolakan Italia terhadap setiap upaya mengubah status quo melalui kekerasan atau intimidasi di Selat Taiwan serta Laut Tiongkok Timur dan Laut Tiongkok Selatan.
Di bidang kerja sama pertahanan, Italia juga terus melanjutkan proyek Global Combat Air Program (GCAP), pengembangan jet tempur generasi berikutnya bersama Jepang dan Inggris. Setelah Kanada bergabung sebagai pengamat pada Juli lalu, Tajani menyatakan Italia terbuka terhadap calon mitra baru seperti Jerman, asalkan tidak menghambat kemajuan maupun tata kelola proyek tersebut.
Tahun ini Jepang dan Italia memperingati 160 tahun hubungan diplomatik. Tajani mengatakan kedua negara juga memperluas kerja sama di sektor teknologi maju, termasuk semikonduktor dan antariksa, serta membangun jaringan ekonomi yang menghubungkan kawasan Mediterania, Timur Tengah, India, hingga Asia Timur.
Terkait hubungan dengan Amerika Serikat, Tajani membantah adanya keretakan meski Presiden AS Donald Trump mengkritik pemerintah Italia dan Perdana Menteri Giorgia Meloni karena tidak mendukung serangan Amerika Serikat terhadap Iran.
Ia menegaskan setiap negara, termasuk sesama sekutu, berhak mengutamakan kepentingan nasional dalam mengambil keputusan. Tajani juga menyatakan Italia siap berpartisipasi dalam upaya internasional untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
