
Ilustrasi aktivitas peretasan siber melalui komputer. (The Guardian)
JawaPos.com - Sistem penyediaan air minum dan pengolahan limbah di Amerika Serikat (AS) menjadi sasaran serangan siber. Otoritas menduga aksi ini melibatkan kelompok peretas yang didukung Iran.
Insiden ini dilaporkan telah berdampak pada hingga 12 negara bagian, memicu gangguan operasional pada sejumlah fasilitas penting, dan meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur kritis AS.
Mengutip laporan CBS News yang mengacu pada sejumlah sumber, penyidik federal menduga serangan tersebut berkaitan dengan hacker yang didukung Iran.
Meski demikian, hingga kini pemerintah AS belum mengeluarkan atribusi resmi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Sebelumnya, pada Juli lalu, Biro Investigasi Federal (FBI), Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), dan Badan Keamanan Siber serta Infrastruktur (CISA) telah mengeluarkan peringatan bersama.
Itu setelah mereka menemukan sistem daring milik fasilitas air bersih dan air limbah di sedikitnya tujuh negara bagian berhasil diakses dari jarak jauh oleh pihak tidak berwenang.
Dalam peringatannya, ketiga lembaga tersebut menyebut akses ilegal itu "mengakibatkan hilangnya fungsi pemantauan dan kontrol", atau mengakibatkan hilangnya kemampuan pemantauan dan pengendalian sistem.
Laporan terpisah dari ABC News yang juga mengutip sumber internal menyebut Iran menjadi tersangka utama dalam rangkaian serangan siber tersebut.
Para pelaku diduga mampu melumpuhkan kemampuan operator utilitas untuk memantau kondisi sistem dengan cara mengubah kata sandi hingga menonaktifkan alarm keamanan.
Baca Juga:Rencana Rahasia Gulingkan Pemerintah Iran Berujung Gagal, Mossad Pecat 2 Pejabat Seniornya
Akibatnya, sejumlah operator kehilangan kendali jarak jauh terhadap infrastruktur penting sehingga harus mengoperasikan fasilitas secara manual demi menjaga pasokan air tetap berjalan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
